IHSG Diproyeksikan Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 12/06/2020, 08:08 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) diproyeksikan akan bergerak melemah pada akhir pekan. Sebelumnya IHSG ditutup pada zona merah dengan penurunan 1,34 persen.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, penurunan IHSG hari ini terdorong oleh isu sentral dunia, kenaikan jumlah kasus rawat inap Covid-19 di beberapa negara yang sudah membuka kembali ekonominya.

“Kemungkinan IHSG akan melemah hari ini karena kita lihat isu sentral di dunia kali ini adalah kenaikan jumlah kasus rawat inap Covid-19, di Texas, Arizona dan California. Di Iindonesia kasus Covid-19 juga belum turun,” kata Hans kepada Kompas.com, Jumat (12/6/2020).

Baca juga: IHSG Ditutup Pada Zona Merah

Sementara itu, dari hasil pertemuan FOMC (Komite Pasar Terbuka Federal) menyebutkan prosepek ekonomi yang akan kontraksi 6,5 persen pada tahun ini yang membuat pasar merespon negatif.

“Pernyataan The Fed mengenai pernyataan prosespek ekonomi yang tidak menggembirakan itu membuat orang khawatir, ekonomi berada dalam keadaan yang sulit,” ungkap dia.

Kenaikan jumlah kasus juga dikaitkan dengna demostrasi besar-besaran di AS yang terjadi dalam beberapa hari lalu. Hans menilai hal tersebut dapat berpotensi menaikkan infeksi virus.

Walau jumlah kasus menunjukkan kenaikan, Menteri Keuangan AS menyatakan tidak bisa lagi untuk menutup ekonomi.

Hal ini dinilai cukup bertentangan, karena ekonomi akan terkendala dan disisi lain masalah kesehatan juga merupakan suatu yang tidak bisa diabaikan.

Baca juga: IHSG Diproyeksikan Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Hans memproyeksikan IHSG akan bergerak pada level support 4.812 sampai dengan 4.753 dan resistance pada level 4.931 sampai 5.000.

Adapun rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini, antara lain sebagai berikut.

1. Artha Sekuritas

  • MNCN Buy level 1.070 sampai dengan 1.120 Stop Loss 960
  • BRPT Buy level 1.350 sampai dengan 1.400 Stop Loss 1.160
  • TLKM Buy level 3.400 sampai dengan 3.500 Stop Loss 3.100

2. Anugrah Mega Investama

  • KREN buy level 228 sampai dengan 160, stop loss: 140.
  • UNVR buy level 8.650 sampai dengan 7.750, stop loss: 7.500.

3. Panin Sekuritas

  • GIAA Buy 270 sampai dengan 284, TP 290 sampai dengan 300, stop loss <262.
  • JRPT Buy 430 sampai dengan 436, TP 460 sampai dengan 474, stop loss <426.
  • SHIP Buy 510 sampai dengan 530, TP 600 sampai dengan 660, stop loss <482.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

Intip Kekayaan Moeldoko, Eks Panglima TNI dan Ketum Demokrat Versi KLB

Whats New
Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

Simak Poin Penting Aturan Turunan UU Cipta Kerja Sektor Perikanan dan Kelautan

Whats New
Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Telah Disetujui Senat, Masyarakat AS Bakal Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Whats New
Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Perlu Transfer? Ini Kode Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Work Smart
Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

Ingin Beli Rumah? Bank Syariah Indonesia Tawarkan Bunga Rendah dan Bebas Biaya Administrasi

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Langkah Mudah Beli Rumah DP Nol Persen | Kelola Penghasilan dengan 'Jirolupat' | Ingat 3 Hal Ini Sebelum Berutang

[KURASI KOMPASIANA] Langkah Mudah Beli Rumah DP Nol Persen | Kelola Penghasilan dengan "Jirolupat" | Ingat 3 Hal Ini Sebelum Berutang

Rilis
Berapa Gaji Pokok yang Didapatkan CPNS dan PPPK Lulusan SMA/SMK?

Berapa Gaji Pokok yang Didapatkan CPNS dan PPPK Lulusan SMA/SMK?

Whats New
Rute KA Mutiara Timur Diperpanjang Jadi Ketapang-Surabaya-Yogyakarta

Rute KA Mutiara Timur Diperpanjang Jadi Ketapang-Surabaya-Yogyakarta

Whats New
OJK: Saat Ini Ada 60 Bank Wakaf Mikro di Indonesia

OJK: Saat Ini Ada 60 Bank Wakaf Mikro di Indonesia

Whats New
Ini Jurus Pemerintah Dongkrak Sektor Industri Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Ini Jurus Pemerintah Dongkrak Sektor Industri Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Rilis
Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Ganti Pakai Pesawat Lain

Penumpang Buka Jendela Darurat, Wings Air Ganti Pakai Pesawat Lain

Whats New
Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Spend Smart
Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Whats New
Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Rilis
Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X