Kompas.com - 12/06/2020, 12:17 WIB

Beberapa pekan setelah lebaran misalnya, muncul keluhan dari berbagai nasabah yang kesulitan menarik dana dari Bukopin. Meski kemudian manajemen Bukopin membantah hal itu.

Antara Bank BUMN dan Asing?

Sejumlah sumber menyebut, kondisi Bukopin seharusnya bisa diantisipasi jauh-jauh hari jika tidak terjadi tarik ulur mengenai siapa yang seharusnya menginjeksi modal ke bank tersebut.

Salah satu bankir menyatakan, meski Kookmin telah menyatakan siap untuk masuk, namun hal itu tak segera mendapat tanggapan. Sementara di saat yang sama, otoritas terkait menginginkan agar bank BUMN-lah yang menyuntikkan modal.

Baca juga: OJK Bakal Tunjuk Bank-bank BUMN Jadi Penyangga Likuiditas

Di sisi lain, bank-bank BUMN tak bersedia untuk masuk dan menyuntikkan modal ke Bukopin. Alasannya, ada banyak hal yang masih harus diselesaikan. Apalagi, pandemi Corona membuat berbagai debitur bank pelat merah mengalami kesulitan bisnis.

“Ini yang membuat bank-bank BUMN enggan menyuntikkan modal ke Bukopin. Bank BUMN memilih fokus ke bisnisnya untuk menghadapi masa-masa sulit ini,” kata bankir tersebut.

Harus Pragmatis

Di akhir cerita, Kookmin Bank akhirnya masuk menginjeksi modal ke Bukopin. Sekaligus membuat bank asal Korsel ini sebagai pengendali utama Bukopin. Persoalan modal dan likuiditas juga akan terselesaikan

Memang, hal ini patut disyukuri karena masalah satu bank sedikit banyak menjaga kepercayaan publik terhadap institusi perbankan dan otoritas terkait.

Namun demikian, ke depan hal serupa perlu diantisipasi. Memang, isu kepentingan nasional di industri keuangan harus diprioritaskan.

Namun, dalam kondisi tertentu, pihak-pihak terkait harus bisa lebih pragmatis mengambil keputusan, dan tak selalu membebankan persoalan industri perbankan ke bank-bank BUMN.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.