Ini Alasan Erick Thohir Pangkas Jumlah Direksi Pertamina

Kompas.com - 12/06/2020, 15:12 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir ketika menjelaskan konsep PT Sarinah (Persero) dalam wawancara terbatasnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/5/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri BUMN Erick Thohir ketika menjelaskan konsep PT Sarinah (Persero) dalam wawancara terbatasnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan alasan dirinya memangkas jumlah direksi di PT Pertamina (Persero).

Alasan pertama, kata Erick, dia menginginkan Pertamina fokus ke inti bisnisnya, yakni di industri minyak dan gas.

“Satu, kami mau memastikan semua BUMN fokus ke core bisnisnya, kami juga mau konsisten program reksturisasi, konsolidasi. Yang ketiga, kami mengharapkan dua hal ini ada KPI-nya, hasilnya yang baik,” ujar Erick saat teleconference dengan wartawan, Jumat (12/6/2020).

Baca juga: Erick Thohir Pangkas Lima dari 11 Direksi Pertamina

Erick menambahkan, nantinya Pertamina akan dibentuk holding. Atas dasar itu, dia menilai jajaran direksinya tak boleh berjumlah banyak.

“Pertamina sebagai holding dia nanti punya sub-sub holding. (BUMN) yang di holding, direksi ya harus 6 enggak boleh kebanyakan,” kata Erick.

Untuk sub holding Pertamina, nantinya unit bisnis yang ada di Pertamina akan digabungkan sesuai core bisnisnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Misal ada sub holding up stream atau hulu. Nah hulu kan banyak, akhirnya kebijakannya tak bisa seirama. Buktinya lifting minyak turun,” ucap dia.

Baca juga: Bea Cukai Lelang Mobil Dominic Toretto, Minat?

Erick berharap dengan langkah yang diambilnya ini bisa mendongkrak kinerja Pertamina, khususnya dalam produksi minyak.

“Jadi yang harus kami lakukan dengan kebijakan disatukan, kami harapkan ada yang namanya sinergitas untuk efisiensi atau hal yang lebih detail. Misalnya sharing knowledge supaya lifting bisa stagnan atau bisa tumbuh. Ini kebijakan besar yang harus sama-sama, enggak bisa perhulu,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memangkas jajaran direksi PT Pertamina (Persero).

Baca juga: Dalam Sepekan, Erick Thohir Rombak Petinggi di 8 BUMN

Perusahaan minyak pelat merah tersebut semula memiliki 11 direksi. Setelah dipangkas, kini jajaran direksi Pertamina tersisa enam.

Berdasarkan dokumen yang tersebar di kalangan para pewarta, berikut susunan direksi PT Pertamina yang baru:

  • Direktur Utama: Nicke Widyawati
  • Direktur Keuangan: Emma Sri Martini
  • Direktur Penunjang Bisnis: M Haryo Yunianto
  • Direktur Logistik Infrastruktur: Mulyono
  • Direktur Sumber Daya Manusia: Koeshartanto
  • Direktur Pengembangan Investasi: Iman Rachman

Dari nama-nama tersebut, Iman Rachman merupakan orang baru di tubuh Pertamina. Sebelumnya, dia merupakan Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

Baca juga: Alasan Pertamina Nekat Lanjutkan Megaproyek Kilang di Tengah Pandemi



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X