Erick Thohir Tak Ganti Dirut Pertamina, Apa Alasannya?

Kompas.com - 12/06/2020, 15:35 WIB
Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati di Jakarta, Senin (3/9/2018). -KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati di Jakarta, Senin (3/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan alasannya masih mempertahankan Nicke Widyawati untuk menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero).

Nicke sendiri diangkat menjadi orang nomor satu di perseroan tersebut sejak era Menteri BUMN masih diduduki oleh Rini Soemarno.

“Saya rasa Bu Nicke masih pilihan yang terbaik, beberapa tugas yang kita berikan bisa berjalan,” ujar Erick saat teleconference dengan wartawan, Jumat (12/6/2020).

Baca juga: Ini Alasan Erick Thohir Pangkas Jumlah Direksi Pertamina

Mantan bos Inter Milan itu pun menepis kabar yang menganggap dirinya akan mencopot semua bos-bos BUMN di era Rini Soemarno.

Menurut dia, selama orang tersebut memenuhi key performance indicator (KPI) tak akan dicopot.

“Saya enggak mau mengangkat kepemimpinan BUMN setiap tahun diganti. Saya akan ganti kalau KPI-nya enggak tercapai, dan mereka enggak jadi dirinya profesional, tapi mencantolkan kebijakan-kebijakan. Kalau KPI baik, target tercapai, its ok,” kata Erick.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memangkas jajaran direksi PT Pertamina (Persero).

Perusahaan minyak pelat merah tersebut semula memiliki 11 direksi. Setelah dipangkas, kini jajaran direksi Pertamina tersisa enam.

Baca juga: Pertamina Beberkan Alasan Indonesian Masih Membutuhkan Impor BBM

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Kompas.com, berikut susunan direksi PT Pertamina yang baru:

Direktur Utama: Nicke Widyawati
Direktur Keuangan: Emma Sri Martini
Direktur Penunjang Bisnis: M Haryo Yunianto
Direktur Logistik Infrastruktur: Mulyono
Direktur Sumber Daya Manusia: Koeshartanto
Direktur Pengembangan Investasi: Iman Rachman

Dari nama-nama tersebut, Iman Rachman merupakan orang baru di tubuh Pertamina. Sebelumnya, dia merupakan Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X