Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Tugas dari Erick Thohir yang Dibebankan ke Dirut Pertamina dalam 2 Tahun ke Depan

Kompas.com - 12/06/2020, 16:13 WIB
Akhdi Martin Pratama,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku telah memberi target kepada Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati.

Target tersebut harus bisa dipenuhi Nicke dalam dua tahun ke depan. Jika tak terpenuhi, kata Erick, hal tersebut bisa mempengaruhi Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkannya.

KPI sendiri merupakan patokan Erick dalam menilai kinerja bos-bos BUMN.

“Jadi kita akan targetkan dua tahun ke depan Bu Nicke harus bisa melakukan go public 1-2 sub holding (Pertamina). Ini menjadi bagian juga transparansi dan akuntabilitas dan juga bisa jelas secara KPI. Ini yang kita lakukan," ujar Erick saat teleconference dengan wartawan, Jumat (12/6/2020).

Baca juga: Ini Alasan Erick Thohir Pangkas Jumlah Direksi Pertamina

Sejauh ini, kata Erick, kinerja Nicke di matanya masih memuaskan. Atas dasar itu, Nicke tak diganti dari jabatan orang nomor satu di Pertamina.

“Nama lain ada, tapi Bu Nicke tetap yang terbaik. Ini apakah sinergi? Ya sinergi, orang satu kok. Tapi mereka harus jadi champion,” kata mantan bos Inter Milan itu.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan alasannya masih mempertahankan Nicke Widyawati untuk menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero).

Nicke sendiri diangkat menjadi orang nomor satu di perseroan tersebut sejak era Menteri BUMN masih diduduki oleh Rini Soemarno.

“Saya rasa Bu Nicke masih pilihan yang terbaik, beberapa tugas yang kita berikan bisa berjalan,” ujar Erick saat teleconference dengan wartawan, Jumat (12/6/2020).

Baca juga: Tanri Abeng: Nicke Harus Menjabat Dirut Pertamina Selama 5 Tahun

Mantan bos Inter Milan itu pun menepis kabar yang menganggap dirinya akan mencopot smeua bos-bos BUMN di era Rini Soemarno.

Menurut dia, selama orang tersebut memenuhi key performance indicator (KPI) tak akan dicopot.

“Saya enggak mau mengangkat kepemimpinan BUMN setiap tahun di ganti. Saya akan ganti kalau KPI-nya enggak tercapai, dan mereka enggak jadi dirinya profesional, tapi mencantolkan kebijakan-kebijakan. Kalau KPI baik, target tercapai, its ok,” kata Erick.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Emiten Ritel RANC Absen Bagi Dividen, Ini Sebabnya

Emiten Ritel RANC Absen Bagi Dividen, Ini Sebabnya

Whats New
Dukung Ekosistem Urban Terintegrasi, Bank Mandiri Perkuat Kemitraan dengan Lippo Group

Dukung Ekosistem Urban Terintegrasi, Bank Mandiri Perkuat Kemitraan dengan Lippo Group

Whats New
OJK: Proses Merger Bank MNC dan Nobu Masih Lanjut, Saat Ini Tahap 'Cross Ownership'

OJK: Proses Merger Bank MNC dan Nobu Masih Lanjut, Saat Ini Tahap "Cross Ownership"

Whats New
Kondisi Perekonomian Global Membaik, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 6,25 Persen

Kondisi Perekonomian Global Membaik, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 6,25 Persen

Whats New
Indonesia Mampu Menghasilkan Karet Lebih Besar daripada Amerika Serikat

Indonesia Mampu Menghasilkan Karet Lebih Besar daripada Amerika Serikat

Whats New
Citi Indonesia Cetak Laba Bersih Rp 665,9 Miliar pada Kuartal I-2024

Citi Indonesia Cetak Laba Bersih Rp 665,9 Miliar pada Kuartal I-2024

Whats New
Perkebunan Karet Besar di Indonesia Banyak Dijumpai di Mana?

Perkebunan Karet Besar di Indonesia Banyak Dijumpai di Mana?

Whats New
Hampir 10 Juta Gen Z Nganggur, Menyingkap Sisi Gelap Generasi Z

Hampir 10 Juta Gen Z Nganggur, Menyingkap Sisi Gelap Generasi Z

Whats New
Ada Relaksasi Aturan Impor, Menkop Berharap Bisnis UMKM Tidak Terganggu

Ada Relaksasi Aturan Impor, Menkop Berharap Bisnis UMKM Tidak Terganggu

Whats New
Pesawat SQ321 Alami Turbulensi, Ini Kata CEO Singapore Airlines

Pesawat SQ321 Alami Turbulensi, Ini Kata CEO Singapore Airlines

Whats New
10 Daerah Penghasil Karet Terbesar di Indonesia

10 Daerah Penghasil Karet Terbesar di Indonesia

Whats New
5 Dekade Hubungan Indonesia-Korsel, Kerja Sama Industri, Perdagangan, dan Transisi Energi Meningkat

5 Dekade Hubungan Indonesia-Korsel, Kerja Sama Industri, Perdagangan, dan Transisi Energi Meningkat

Whats New
Negara Penghasil Karet Terbesar Ketiga di Dunia adalah Vietnam

Negara Penghasil Karet Terbesar Ketiga di Dunia adalah Vietnam

Whats New
OJK Cabut Izin BPR Bank Jepara Artha di Jawa Tengah

OJK Cabut Izin BPR Bank Jepara Artha di Jawa Tengah

Whats New
Efek Taylor Swift, Maskapai Penerbangan Catat Lonjakan Perjalanan Udara ke Eropa

Efek Taylor Swift, Maskapai Penerbangan Catat Lonjakan Perjalanan Udara ke Eropa

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com