Ini Tugas dari Erick Thohir yang Dibebankan ke Dirut Pertamina dalam 2 Tahun ke Depan

Kompas.com - 12/06/2020, 16:13 WIB
Direktur PT Pertamina Nicke Widyawati saat di SPBU Kuningan, Jakarta, Senin (3/9/2018). -KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur PT Pertamina Nicke Widyawati saat di SPBU Kuningan, Jakarta, Senin (3/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku telah memberi target kepada Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati.

Target tersebut harus bisa dipenuhi Nicke dalam dua tahun ke depan. Jika tak terpenuhi, kata Erick, hal tersebut bisa mempengaruhi Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkannya.

KPI sendiri merupakan patokan Erick dalam menilai kinerja bos-bos BUMN.

“Jadi kita akan targetkan dua tahun ke depan Bu Nicke harus bisa melakukan go public 1-2 sub holding (Pertamina). Ini menjadi bagian juga transparansi dan akuntabilitas dan juga bisa jelas secara KPI. Ini yang kita lakukan," ujar Erick saat teleconference dengan wartawan, Jumat (12/6/2020).

Baca juga: Ini Alasan Erick Thohir Pangkas Jumlah Direksi Pertamina

Sejauh ini, kata Erick, kinerja Nicke di matanya masih memuaskan. Atas dasar itu, Nicke tak diganti dari jabatan orang nomor satu di Pertamina.

“Nama lain ada, tapi Bu Nicke tetap yang terbaik. Ini apakah sinergi? Ya sinergi, orang satu kok. Tapi mereka harus jadi champion,” kata mantan bos Inter Milan itu.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan alasannya masih mempertahankan Nicke Widyawati untuk menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero).

Nicke sendiri diangkat menjadi orang nomor satu di perseroan tersebut sejak era Menteri BUMN masih diduduki oleh Rini Soemarno.

“Saya rasa Bu Nicke masih pilihan yang terbaik, beberapa tugas yang kita berikan bisa berjalan,” ujar Erick saat teleconference dengan wartawan, Jumat (12/6/2020).

Baca juga: Tanri Abeng: Nicke Harus Menjabat Dirut Pertamina Selama 5 Tahun

Mantan bos Inter Milan itu pun menepis kabar yang menganggap dirinya akan mencopot smeua bos-bos BUMN di era Rini Soemarno.

Menurut dia, selama orang tersebut memenuhi key performance indicator (KPI) tak akan dicopot.

“Saya enggak mau mengangkat kepemimpinan BUMN setiap tahun di ganti. Saya akan ganti kalau KPI-nya enggak tercapai, dan mereka enggak jadi dirinya profesional, tapi mencantolkan kebijakan-kebijakan. Kalau KPI baik, target tercapai, its ok,” kata Erick.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Work Smart
Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Whats New
Luhut Bakal Buat BLU Batu Bara untuk Permudah PLN, Erick Thohir: Ya, Kami Akan Ikuti

Luhut Bakal Buat BLU Batu Bara untuk Permudah PLN, Erick Thohir: Ya, Kami Akan Ikuti

Whats New
Pekerja Asing Tak Punya NIK, Kemenkeu Pastikan Tetap Kena Pajak

Pekerja Asing Tak Punya NIK, Kemenkeu Pastikan Tetap Kena Pajak

Whats New
Warga Serbu Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Indomaret dan Alfamart Batasi Pembelian

Warga Serbu Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Indomaret dan Alfamart Batasi Pembelian

Whats New
Fasilitas Kantor atau Penghasilan Natura Bakal Kena Pajak, Aturan Turunan Keluar Februari-Maret

Fasilitas Kantor atau Penghasilan Natura Bakal Kena Pajak, Aturan Turunan Keluar Februari-Maret

Whats New
Percepat Transformasi Digital Indonesia, Telkom Hadirkan 'Leap'

Percepat Transformasi Digital Indonesia, Telkom Hadirkan "Leap"

Whats New
Bakal Ada Perubahan Organisasi di PLN, Erick Thohir Pastikan Tak Ada Pengurangan Pegawai

Bakal Ada Perubahan Organisasi di PLN, Erick Thohir Pastikan Tak Ada Pengurangan Pegawai

Whats New
Sequoia Capital hingga Alphabet Suntik Startup Lummo Rp 1,14 Triliun

Sequoia Capital hingga Alphabet Suntik Startup Lummo Rp 1,14 Triliun

Smartpreneur
Luhut Cerita Yayasan Bill Gates dan Rockefeller Surati Jokowi, Ada Apa?

Luhut Cerita Yayasan Bill Gates dan Rockefeller Surati Jokowi, Ada Apa?

Whats New
Asosiasi Buka Suara soal Harga Minyak Goreng Rp 14.000: Tidak Untung, Selisih Rugi Dibayar BPDP KS

Asosiasi Buka Suara soal Harga Minyak Goreng Rp 14.000: Tidak Untung, Selisih Rugi Dibayar BPDP KS

Whats New
Penghapusan Premium, Pemerintah Beri Kompensasi ke Pertamina

Penghapusan Premium, Pemerintah Beri Kompensasi ke Pertamina

Whats New
Alfamart Imbau Konsumen Beli Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter Sesuai Keperluan

Alfamart Imbau Konsumen Beli Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter Sesuai Keperluan

Spend Smart
Putri Tanjung, Anak Pengusaha Chairul Tanjung, Jadi 'Trending Topic' di Twitter, Ada Apa?

Putri Tanjung, Anak Pengusaha Chairul Tanjung, Jadi "Trending Topic" di Twitter, Ada Apa?

Whats New
Rupiah dan IHSG Melemah, Saham-saham Bank Besar Ini Dilepas Asing

Rupiah dan IHSG Melemah, Saham-saham Bank Besar Ini Dilepas Asing

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.