Ini Strategi BRI Syariah Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Kompas.com - 14/06/2020, 11:11 WIB
Logo BRI Syariah KOMPAS.com/JOSEPHUS PRIMUSLogo BRI Syariah
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS) menerapkan strategi baru dalam bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang melanda saat ini.

Direktur Bisnis Ritel BRI Syariah, Fidri Arnaldy menjelaskan perusahaan memiliki strategi dan mitigasi risiko untuk bertahan dalam pandemi Covid-19 yang membuat kondisi perekonomian menjadi tak menentu.

“Strategi ini menjadi pedoman BRI Syariah yang juga bisa digunakan pelaku usaha lain. Dalam situasi ini, adaptasi adalah suatu keharusan. Untuk itu kami menyiapkan langkah-langkah yang perlu dilakukan agar mampu bertahan dan memberikan manfaat untuk umat,” ungkap Fidri melalui siaran media, Sabtu (13/6/2020).

Baca juga: IHSG dan Kapitalisasi Pasar Turun 1,36 Persen dalam Sepekan

Strategi tersebut antara lain, mengatur cashflow usaha, menerapkan protokol kesehatan, inovasi dan diferensiasi produk, strategi marketing baru, dan memanfaatkan layanan layanan perbankan digital.

BRI Syariah juga memaksimalkan penggunaan teknologi untuk melakukan penawaran secara daring serta memaksimalkan layanan perbankan digital seperti pembayaran atau transfer melalui aplikasi mobile BRIS Online.

Hingga akhir Mei 2020, total transaksi dilakukan melalui aplikasi mobile BRIS Online mencapai 78,6 persen dari total transaksi keseluruhan. Selama masa pandemi Covid-19 total frekuensi mencapai 11,5 juta transaksi atau meningkat 36 persen dibandingkan sebelum adanya pandemi Covid-19.

Dari sisi penyaluran pembiayaan ritel dan mikro, BRI Syariah baru saja mengembangkan sistem baru, dengan nama i-Kurma yang diluncurkan pada tahun 2019 yang memungkinkan tenaga pemasar pembiayaan memproses pengajuan pembiayaan nasabah secara digital, di luar kantor.

Baca juga: Telur Infertil Layak Konsumsi, Tapi Cepat Membusuk



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X