Kompas.com - 15/06/2020, 12:46 WIB

"Secara kumulatif dari Januari-Mei 2020, impor barang konsumsi turun 10,32 persen (yoy), bahan baku penolong turun 15,28 persen (yoy), dan barang modal turun 19,75 persen (yoy). Komposisinya impor kita masih didominasi oleh bahan baku penolong," papar Suhariyanto.

Lebih lanjut, pangsa impor RI masih tidak berubah. Pangsa impor pertama diduduki oleh China yang berkontribusi 28,13 persen dengan komoditas bawang putih, perangkat transmisi, dan laptop.

Kedua, ditempati oleh AS yang berkontribusi sebesar 10,04 persen dengan komoditas kedelai, gandum, dan kapas. Kemudian yang ketiga berasal dari Jepang dengan kontribusi 6,59 persen.

"Impor kita dari ASEAN sebesar 10,56 miliar dollar AS atau 19,81 persen, serta impor dari Uni Eropa 4,12 miliar dollar AS atau 7,73 persen," imbuh Suhariyanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.