Bos Pertamina Buka-bukaan Soal Pemangkasan Jumlah Direksi

Kompas.com - 15/06/2020, 16:19 WIB
Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati di Jakarta, Senin (3/9/2018). -KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati di Jakarta, Senin (3/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati buka suara soal pemangkasan jumlah direksi perseroan, yang resmi dilakukan akhir pekan lalu.

Nicke mengatakan, pemangkasan tersebut dilakukan sejalan dengan program pembentukan holding Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Sebetulnya ini bukan rencana yang tiba-tiba," ujarnya dalam sebuah diskusi virtual, Senin (15/6/2020).

Baca juga: Bos Pertamina Tunjuk 5 CEO Subholding, Ini Daftarnya

Dengan adanya rencana tersebut, beberapa fungsi yang dijalankan oleh Pertamina akan ditugaskan kepada 6 sub-holding yang baru dibentuk.

Lebih lanjut, Nicke optimis dengan kinerja anak usaha Pertamina dalam beberapa tahun terakhir, peran-peran yang dijalankan subholding dapat berjalan baik.

"Lini bisnis Pertamina yang sangat luas dari hulu ke hilir sudah profitable, sudah dewasa, sudah saatnya di spin off, diberikan kemandriian untuk berkembang, dibentuk sub-holding," tuturnya.

Nicke mengakui, dengan adanya pandemi Covid-19 proses pemangkasan direksi menjadi berjalan lebih cepat dari yang direncanakan. Pasalnya, pandemi Covid-19 telah memberikan sinyal munculnya tren penurunan konsumsi BBM fosil.

Baca juga: Pisah Dengan Aramco, Pertamina Cari Partner Baru Garap Kilang Cilacap

"Seluruh dunia sudah memprediksi (penggunaan BBM fosil berkurang). Ternyata, dengan Covid-19 ini datangnya lebih cepat dari yang diperkirakan," katanya.

Melalui pemangkasan direksi dan pembentukan subholding, Nicke berharap beberapa target Pertamina yang dipatok oleh pemerintah dapat terealisasi.

"Kita harus melakukan langkah-langkah yang dilakukan company lainnya," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X