Kompas.com - 15/06/2020, 19:47 WIB
Kepala SKK Migas yang juga Dwi Soetjipto  usai membuka Joint Convention Yogyakarta 2019 di Hotel Tentrem, Kota Yogyakarta, Selasa (26/11/2019). KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOKepala SKK Migas yang juga Dwi Soetjipto  usai membuka Joint Convention Yogyakarta 2019 di Hotel Tentrem, Kota Yogyakarta, Selasa (26/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan, pihaknya akan mengkaji dampak pemangkasan jajaran direksi di PT Pertamina (Persero) ke transisi Blok Rokan.

"Kami akan lihat penjelasan dari Pertamina mengenai perubahan organisasi itu, sejauh mana kewenangan terhadap masing-masing operator di wilayah kerja, itu yang kami review," ujarnya di Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (15/6/2020).

Baca juga: Luhut: Kalau Kamu Jadi Pejabat, Jangan Sombong!

Pasalnya ucap Dwi, pengecekan kembali kontrak kerja Blok Rokan ini agar tidak ada tumpang tindih pengelolaan antara Pertamina dengan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI).

"Karena kan kontraknya pemerintah dengan perusahaan yang operasikan wilayah kerja itu. Dengan adanya subholding, nanti ini akan kami lihat kewenangannya dalam investasi maupun pelaksanaan dan operasi di wilayah kerja yang bersangkutan," kata dia.

SKK Migas berharap, pergantian direksi Pertamina mampu menyederhanakan atau memudahkan pengambilan keputusan. Terutama keputusan penentuan operator wilayah kerja.

"Yang penting birokrasi enggak panjang sehingga langkah investasi lebih cepat," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memangkas jajaran direksi PT Pertamina (Persero). Perusahaan minyak pelat merah tersebut semula memiliki 11 direksi. Setelah dipangkas, kini jajaran direksi Pertamina tersisa enam.

Baca juga: Bos Pertamina Buka-bukaan Soal Pemangkasan Jumlah Direksi



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.