IHSG Diproyeksikan Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 17/06/2020, 07:52 WIB
Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan bergerak positif hari ini. Sebelumnya IHSG ditutup pada zona hijau dengan kenaikan tajam 3,53 persen.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan penguatan IHSG hari ini terdorong sentimen rencana The Fed membeli obligasi swasta untuk memperbaiki kondisi ekonomi di AS.

“Market kemungkinan akan menguat, pasar global merespons kebijakan The Fed kemarin yang berencana melakukan pembelian obligasi swasta. Ini artinya perusahaan swasta yang mengalami kesulitan dana, maka obligasinya bisa dibeli The Fed,” kata Hans kepada Kompas.com, Rabu (17/6/2020).

Baca juga: PT Nindya Karya Buka Lowongan Kerja untuk S1, Simak Persyaratannya

Hans menyebut sejak pemberlakukan lockdown, terdapat dua isu yang paling penting diperhatikan. Isu tersebut antara lain masalah penyebaran Covid-19 dan juga rilis data ekonomi.

Rilis data terkait penjualan ritel AS yang naik mengkonfrmasi dampak pembukaan ekonomi sangat bagus bagi perekonomian.

Selain itu, Presiden AS Donald Trump juga berencana membangun infrastruktur jaringan internet di AS karena banyak warga yang masih bekerja dari rumah.

Sementara, market Asia Hans memprediksi hari ini akan bergerak tidak terlalu baik, karena pusat retail di China mengalami penyebaran infeksi Covid-19. Maka dari itu, daerah tersebut rencananya akan diberlakukan lockdown.

Baca juga: Sri Mulyani: Realisasi Anggaran Kesehatan Masih Kecil, Baru 1,54 Persen

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Whats New
Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Whats New
Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Whats New
Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Whats New
MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM 'Go Digital', Apa Saja?

MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM "Go Digital", Apa Saja?

Whats New
Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Rilis
IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

Whats New
Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Whats New
Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Whats New
Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Rilis
Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Whats New
Mentan Sebut Tanaman 'Janda Bolong' Diminati di AS dan Eropa

Mentan Sebut Tanaman "Janda Bolong" Diminati di AS dan Eropa

Whats New
Sri Mulyani Ingatkan Para Youtuber untuk Bayar Pajak

Sri Mulyani Ingatkan Para Youtuber untuk Bayar Pajak

Whats New
Mentan: Kementerian Lain yang Impor, Saya yang Didemo Petani

Mentan: Kementerian Lain yang Impor, Saya yang Didemo Petani

Whats New
Momen Window Dressing, Emas Bisa Jadi Pilihan Investasi

Momen Window Dressing, Emas Bisa Jadi Pilihan Investasi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X