Freelancer Lebih Sulit Atur Keuangan? Coba Dulu Cara Ini

Kompas.com - 17/06/2020, 10:31 WIB
Ilustrasi mempersiapkan dana pensiun SHUTTERSTOCK/LOVEYDAY12Ilustrasi mempersiapkan dana pensiun
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak pihak beranggapan tenaga kerja lepas/tenaga lepas (freelancer) lebih sulit mengatur keuangan ketimbang bekerja kantoran yang mendapat gaji tiap bulan.

Perencana keuangan Prita H Ghozie mengatakan, padahal tenaga lepas bisa mandiri secara finansial dengan mudah. Salah satu caranya adalah tepat dalam mengelola uang yang didapatnya dari suatu proyek tertentu.

Agar pendapatan tak cepat habis, ada baiknya penghasilan itu digunakan untuk kepentingan jangka panjang. Prita menyarankan 2 hal ini agar para freelancer bisa tepat mengelola keuangan dan tak sulit di kemudian hari.

Baca juga: Tips dari Direktur Telkom Agar UMKM Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

1. Dana darurat

Dalam keadaan apapun, memupuk dana darurat sangat penting. Sebab, situasi darurat bisa datang kapan saja kepada siapapun. Idealnya, dana darurat harus setara dengan 6-12 kali pengeluaran bulanan.

Prita menuturkan, dana darurat membuat Anda tak harus menguras tabungan ataupun pos-pos keuangan lain yang telah Anda siapkan.

2. Investasi

Untuk membuat uang tumbuh, ada baiknya pendapatan dari suatu proyek yang dikerjakan disisihkan untuk investasi. Ada berapa instrumen yang bisa dipilih, seperti obligasi dan saham.

Baca juga: Sri Mulyani: Realisasi Anggaran Kesehatan Masih Kecil, Baru 1,54 Persen

Untuk obligasi, freelancer bisa memilih obligasi pemerintah ORI017 yang penawarannya masih berlangsung saat ini. Prita bilang, obligasi ini aman dan kuponnya dikirim tiap bulan.

Freelamcer dapat membeli ORI017 dengan nilai minimum sebesar Rp 1 juta, sementara maksimum Rp 3 miliar dengan imbal hasil sebesar 6,4 persen per tahun dari pemerintah.

"Kalau memang freelancer masih dapat penghasilan, bisa tuh uangnya masuk ke obligasi. Itu sangat aman karena dijamin Undang-Undang. Temponya 3 tahun, berarti tujuan keuangannya juga harus 3 tahun," kata Prita dalam live Instagram, Selasa (16/6/2020).

Baca juga: Larangan Dicabut, Masker dan APD Kini Boleh Diekspor Lagi

Selain obligasi, kata Prita, freelancer bisa memilih instrumen di pasar modal seperti saham maupun reksa dana saham. Instrumen pasar modal dipilih untuk tujuan keuangan jangka panjang, misalnya untuk dana pensiun.

"Yang masih pemula banget pakainya reksa dana saham. Tapi kalau sudah mengerti, boleh masuk ke saham," papar Prita.

3. Asuransi kesehatan dan asuransi jiwa

Setiap orang ada masanya sakit sehingga perlu dana untuk pola hidup sehat maupun untuk berobat. Salah satu caranya adalah memiliki asuransi kesehatan.

Baca juga: Sri Mulyani: Saya Berdoa Tidak Terjadi Gelombang Kedua Covid-19

"Untuk freelancer, punya asuransi kesehatan itu penting. Proteksi yang penting ada 2, yaitu asuransi jiwa terutama kalau sudah punya tanggungan. Kedua punya asuransi kesehatan minimal BPJS," ucap Prita.

Jika keuangan terbatas untuk memiliki dua asuransi sekaligus, freelancer bisa mendahulukan asuransi kesehatan.

"Kalau uang ku terbatas, mana dulu yang dapat prioritas? Aku selalu bilang asuransi kesehatan duluan, karena kita bisa sakit," pungkas Prita.

Baca juga: [POPULER MONEY] Konsekuensi Harga BBM Turun | Agoraphobia BUMN



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Kartu Prakerja Bisa Offline dan Online, Ini Penduan Lengkapnya

Daftar Kartu Prakerja Bisa Offline dan Online, Ini Penduan Lengkapnya

Work Smart
Panduan Lengkap Tes SKB di SSCN, Cetak Kartu Hingga Jadwal Ujian

Panduan Lengkap Tes SKB di SSCN, Cetak Kartu Hingga Jadwal Ujian

Work Smart
Tiga Bank Besar Ini Buka Lowongan Kerja, Berminat?

Tiga Bank Besar Ini Buka Lowongan Kerja, Berminat?

Work Smart
Kuota 800.000, Ini Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 Lewat Online

Kuota 800.000, Ini Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 Lewat Online

Work Smart
Anak Usaha BUMN Ini Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Anak Usaha BUMN Ini Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Work Smart
[POPULER MONEY] Rincian Besaran Gaji Ke-13 | Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4

[POPULER MONEY] Rincian Besaran Gaji Ke-13 | Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4

Whats New
Diincar Gibran Rakabuming, Berapa Gaji Wali Kota Solo?

Diincar Gibran Rakabuming, Berapa Gaji Wali Kota Solo?

Work Smart
Topang Ekonomi, Literasi Keuangan untuk UMKM dan Pengusaha Perempuan Penting

Topang Ekonomi, Literasi Keuangan untuk UMKM dan Pengusaha Perempuan Penting

Whats New
Kementan Bantu Petani di Tanah Bumbu Hadapi Kekeringan dengan RJIT

Kementan Bantu Petani di Tanah Bumbu Hadapi Kekeringan dengan RJIT

Rilis
[POPULER DI KOMPASIANA] Membedakan Pakar Asli dan Imitasi | Pelajaran dari Ledakan Beirut | Jangan Tunda Punya Rumah

[POPULER DI KOMPASIANA] Membedakan Pakar Asli dan Imitasi | Pelajaran dari Ledakan Beirut | Jangan Tunda Punya Rumah

Rilis
Ingat, Cuma Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang Dapat Subsidi Gaji Rp 600.000

Ingat, Cuma Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang Dapat Subsidi Gaji Rp 600.000

Work Smart
Persiapan Pembukaan Wisata Bali Tahap 3, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah

Persiapan Pembukaan Wisata Bali Tahap 3, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah

Whats New
Naikkan Kelas UMKM, Tak Cukup Hanya Bantuan Modal

Naikkan Kelas UMKM, Tak Cukup Hanya Bantuan Modal

Whats New
Sampoerna Sumbang Mesin PCR dan APD ke Malang dan Pasuruan

Sampoerna Sumbang Mesin PCR dan APD ke Malang dan Pasuruan

Whats New
Bank Mandiri Turunkan Bunga Kredit, Simak Besarannya

Bank Mandiri Turunkan Bunga Kredit, Simak Besarannya

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X