Pembatasan Transportasi Berakhir, Penumpang di Bandara AP Meningkat

Kompas.com - 17/06/2020, 14:58 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta, Jumat (6/3/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I menyatakan, pergerakan atau trafik penumpang di bandara kelolaan sejak awal hingga pertengahan Juni 2020 tumbuh signifikan dibandingkan Mei 2020.

Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan, trafik penumpang di 15 bandara sejak tanggal 1-15 Juni 2020 mencapai 222.040 penumpang. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan bulan Mei 2020 yang hanya mencapai 76.841 penumpang.

Menurut dia, hal tersebut diakibatkan berakhirnya aturan pembatasan transportasi pada 7 Juni lalu.

"Pada awal hingga pertengahan Juni ini, indikasi peningkatan trafik penumpang sudah terlihat dibandingkan Mei lalu di mana pada Mei diberlakukan pembatasan transportasi," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2020).

Baca juga: 1.709 Penumpang KA Jarak Jauh Dilarang Melakukan Perjalanan

Lebih lanjut, Faik menyebutkan, Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, menjadi bandara AP I yang melayani trafik penumpang tertinggi yaitu 53.940 orang dengan 996 pergerakan pesawat.

Disusul Bandara Juanda, Surabaya, dengan 50.261 penumpang dan 886 pergerakan pesawat.

Trafik penumpang tertinggi ketiga terjadi di Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, yaitu 34.345 orang dengan 659 pergerakan pesawat.

"Bandara Sultan Hasanuddin Makassar melayani trafik penumpang tertinggi disebabkan karena bandara tersebut merupakan bandara transit atau hub yang menghubungkan dengan bandara-bandara lain di wilayah timur Indonesia," ujarnya.

Faik optimistis, trafik penumpang akan terus tumbuh, meski tidak terlalu cepat.

Guna mengantisipasi peningkatan trafik penumpang tersebut, Faik menegaskan, pihaknya telah menerapkan berbagai protokol kesehatan, untuk mencegah penularan virus corona.

"Angkasa Pura I telah melakukan sosialisasi penerapan protokol new normal kepada para stakeholder bandara, dari mulai mitra bisnis hingga pengguna jasa bandara," ucapnya.

Baca juga: Dirut AP II: Penumpang Pesawat Terus Meningkat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspadai Skema Ponzi, OJK Larang Rekening Bank Tampung Dana Kegiatan Melanggar Hukum

Waspadai Skema Ponzi, OJK Larang Rekening Bank Tampung Dana Kegiatan Melanggar Hukum

Whats New
Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Whats New
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Rilis
Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Rilis
IHSG Ditutup Melemah 1,3 Persen, Bagaimana dengan Rupiah?

IHSG Ditutup Melemah 1,3 Persen, Bagaimana dengan Rupiah?

Whats New
Wamenkeu: Perbankan Bakal Lebih Selektif, Hanya Berikan Kredit buat Ekonomi Hijau

Wamenkeu: Perbankan Bakal Lebih Selektif, Hanya Berikan Kredit buat Ekonomi Hijau

Whats New
Alasan Bulog Tak Masuk Holding BUMN Pangan, Erick Thohir: Punya Tugas yang Beda

Alasan Bulog Tak Masuk Holding BUMN Pangan, Erick Thohir: Punya Tugas yang Beda

Whats New
ICDX: Secara Umum, Perdagangan Komoditi Global 2022 Masih Dibayangi Covid-19

ICDX: Secara Umum, Perdagangan Komoditi Global 2022 Masih Dibayangi Covid-19

Whats New
Bawang Putih dan Cabai Merah Keriting Naik, Berikut Harga Pangan Jakarta Hari Ini

Bawang Putih dan Cabai Merah Keriting Naik, Berikut Harga Pangan Jakarta Hari Ini

Whats New
Punya Aset Bernilai Fantastis, Begini Cara Idol K-Pop Atur Keuangan

Punya Aset Bernilai Fantastis, Begini Cara Idol K-Pop Atur Keuangan

BrandzView
Bank Mandiri Nilai Investasi Obligasi hingga Deposito Masih Menarik

Bank Mandiri Nilai Investasi Obligasi hingga Deposito Masih Menarik

Whats New
Luhut: Investor Jangan Segan Mengontak Saya...

Luhut: Investor Jangan Segan Mengontak Saya...

Whats New
Ajak Pengusaha Akses Kredit, Wamenkeu: Pengusaha yang Sehat Pasti Punya Utang...

Ajak Pengusaha Akses Kredit, Wamenkeu: Pengusaha yang Sehat Pasti Punya Utang...

Whats New
Erick Thohir: 4 Lessor Sudah Setuju Proposal Perdamaian Garuda, 35 Masih Proses

Erick Thohir: 4 Lessor Sudah Setuju Proposal Perdamaian Garuda, 35 Masih Proses

Whats New
Luhut: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng Omicron

Luhut: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng Omicron

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.