Luhut Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Saluran Online

Kompas.com - 18/06/2020, 05:38 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi yang juga Menhub ad interim Luhut Binsar Pandjaitan menjawab beberapa pertanyaan terkait tindakan pemerintah tangani virus corona di akun Instagramnya, Selasa (24/3/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenko Kemaritiman dan Investasi yang juga Menhub ad interim Luhut Binsar Pandjaitan menjawab beberapa pertanyaan terkait tindakan pemerintah tangani virus corona di akun Instagramnya, Selasa (24/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak pelaku usaha, khususnya UMKM serta industri kecil dan menengah (IKM), untuk memanfaatkan teknologi digital.

Pasalnya, perilaku konsumsi masyarakat berubah drastis selama pandemi virus corona (Covid-19).

"Kebijakan PSBB yang dicanangkan oleh pemerintah selama beberapa bulan lalu pun mengubah cara konsumsi kita dari yang sebelumnya offline menjadi online. Saya melihat hal ini sebagai momentum industri kecil dan menengah atau IKM kita untuk naik kelas," katanya dalam catatan di media sosial Facebook, Rabu (17/6/2020).

Baca juga: Gandeng Kemenkop, Apindo Luncurkan UMKM Akademi

Berdasarkan data yang dia dapatkan dari Kementerian Perindustrian, transaksi penjualan online naik 10-15 persen selama masa pandemi, ketika kebijakan PSBB dan aktivitas kerja di rumah diterapkan di banyak instansi swasta maupun pemerintah.

Untuk itulah, Luhut berpikir bahwa pembentukan ekosistem di lingkungan pelaku bisnis menyambut era baru Industri 4.0 harus segera dilakukan. Sebab, tingginya konsumsi domestik yang terjadi lewat UMKM dan IKM ini menjadi berkah di tengah tantangan pandemi yang dihadapi bangsa Indonesia.

"Maka dari itu, pemerintah memberikan perhatian yang lebih untuk mendorong UMKM dan IKM agar bisa punya jaringan bisnis online lewat program #esmartikm yang merupakan bagian dari Gerakan #BanggaBuatanIndonesia yang fokus untuk mendorong masyarakat ikut membeli produk-produk karya anak bangsa," ujarnya.

Dalam pengembangannya, program e-smart IKM adalah sistem database industri kecil dan menengah yang menampilkan profil industri, sentra, dan produknya yang diintegrasikan dengan platform e-commerce.

Pelaksanaan program e-smart IKM ditujukan untuk pengembangan ekonomi berbasis digital, peningkatan ekspor IKM, serta perluasan akses pasar dan pendanaan.

"Tujuannya agar kita dapat menjadi showcase produk sendiri, bukan hanya menjadi reseller produk negara lain," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X