Lanjutkan Penguatan, Rupiah Intip Level 14.000

Kompas.com - 18/06/2020, 10:11 WIB
Ilustrasi rupiah dan dollar AS THINKSTOCKSIlustrasi rupiah dan dollar AS

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan di pasar spot Kamis (18/6/2020) kembali menguat.

Mengutip data Bloomberg pukul 09.50 WIB rupiah berada pada level Rp 14.025 per dollar AS atau menguat 0,41 persen dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp 14.083 per dollar AS.

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, rupiah harus mewaspadai sentimen negatif dari pasar keuangan Asia.

Baca juga: Kemenkeu: Perekonomian Terancam Bergerak ke Skenario Sangat Berat...

Sentimen negatif tersebut terkait dengan kenaikan kasus Covid-19 pasca pelonggaran ekonomi, konflik Korea Selatan dan Korea Utara, serta konflik India dan China.

“Pagi ini terlihat sentimen negatif membayangi pergerakan harga di pasar keuangan Asia. Pasar masih merespon negatif kasus positif Covid-19 yang masih terus tinggi dan kasus second wave di negara yang sudah membuka kembali perekonomiannya,” kata Ariston kepada Kompas.com.

Ariston mengatakan, sentimen tersebut berpotensi mengganggu dan menekan perekonomian Asia. Efeknya juga terlihat dari merosotnya nilai aset berisiko seperti Indeks saham Asia terlihat melemah.

Namun demikian, aset aman seperti harga obligasi AS tenor 10 tahun dan nilai tukar yen terlihat masih bersinar.

Ariston menjelaskan, kebijakan stimulus The Fed sebesar 1 triliun dollar AS untuk infrastuktur bisa menjaga pelemahan nilai tukar rupiah tidak terlalu besar terhadap dollar AS, karena stimulus tersebut memperbesar likuiditas dollar AS

“Nilai tukar di emerging market seperti rupiah mungkin bisa terimbas pelemahan terhadap dollar AS. Namun disisi lain, kebijakan stimulus The Fed yang cukup besar bisa menjaga pelemahan nilai tukar rupiah tidak terlalu besar,” jelas dia.

Ariston memproyeksikan rupiah hari ini bisa akan bergerak terbatas dengan kisaran Rp 14.000 per dollar AS sampai dengan Rp 14.150 per dollar AS.
Baca juga: IMF: Ekonomi Dunia Bakal Alami Krisis yang Belum Pernah Terjadi...



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X