Bos PLN Buka-bukaan Soal Proyek 35.000 MW, Apa Perkembangannya?

Kompas.com - 18/06/2020, 12:16 WIB
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini (kedua dari kanan) di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/12/2019). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama PLN Zulkifli Zaini (kedua dari kanan) di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini membeberkan progres pengembangan pembangunan, pembangkit listrik dari program 35.000 Megawatt (MW) di hadapan Komisi VII DPR RI.

Dia menyampaikan, secara akumulasi program 35.000 MW dan 7.000 MW total yang sudah terealisasi sebesar 14.792,5 MW.

Khusus program 35.000 MW, pihaknya mencatat progress proyek pembangunan pembangkit yang telah beroperasi mencapai 8.137 MW atau sebesar 23 persen.

Baca juga: Janji Baru Pemerintah, Program Listrik 35.000 MW Selesai 3 Tahun Lagi

Sementara untuk proyek yang telah memasuki tahap konstruksi 63 persen atau sebesar 18.941 MW sedang dalam proses konstruksi.

“Sebagian besar sudah dalam tahap konstruksi. Proyek yang sudah terkontrak namun belum mulai proses pembangunan mencapai 6.878 MW atau 20 persen,” ujarnya alam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (17/6/2020).

Lebih lanjut Zulkifli mengatakan, yang dalam tahap pengadaan sebesar 829 MW atau 2 persen dan tahap perencanaan sebesar 734 MW atau 2 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Progres tersebut terdiri dari pembangkit yang dibangun oleh PLN dan Produsen Listrik Swasta (Independent Power Producer/IPP).

Baca juga: Program Listrik 35.000 MW Jokowi Baru Terealisasi 10 Persen

Secara rinci, Zulkifli menjelaskan, pihaknya telah menyelesaikan pembangkit mencapai 3.488 MW yang telah beroperasi memperkuat sistem kelistrikan.

Sedangkan yang masih dalam proses konstruksi sebesar 3.811 MW, sebesar 829 MW dalam tahap pengadaan, dan sebesar 734 MW dalam proses perencanaan.

Kemudian pembangkit listrik milik swasta yang telah beroperasi sebesar 4.649 MW. Sedangkan yang masih dalam proses konstruksi sebesar 15.130 MW dan yang sudah terkontrak namun belum memulai proses pembangunan sebesar 6.878 MW.

"Seluruh proyek dalam program pembangunan ini kami targetkan selesaikan tahun 2025 dengan menyesuaikan demand yang ada," kata Zulkifli.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.