Hadapi New Normal, Ini yang Dilakukan Kopi Kenangan

Kompas.com - 19/06/2020, 17:10 WIB
Ilustrasi es kopi di Kopi Kenangan, (9/9/2019). SHUTTERSTOCK/BAGUSSATRIAIlustrasi es kopi di Kopi Kenangan, (9/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki masa new normal yang saat ini sedang gencar-gencarnya dibahas oleh pemerintah, membuat para pengusaha ritel kopi pun untuk melakukan beberapa persiapan.

Chief Operating Officer dan Co-Founder Kopi Kenangan James Prananto mengatakan, untuk memasuki masa new normal, pihaknya telah melakukan beberapa persiapan. Salah satunya yaitu menyediakan mesin sterilizer atau mesin yang sering disebut dengan mesin Upang.

Ia menyebut melalui mesin ini semua barang-barang yang akan digunakan untuk meracik kopi harus dimasukan terlebih dahulu ke dalam mesin untuk di strerilkan.

"Jadi di semua toko Kopi Kenangan sudah kita taruh mesin-mesinnya untuk digunakan. Bisa dibilang mungkin kita yang pertama kali melakukan hal ini dibandingkan kopi shop lainnya," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (19/6/2020).

Baca juga: Pendiri Facebook Bakal Gabung ke Dewan Direksi Kopi Kenangan

Selain itu, lanjut dia, ketika new normal nanti mulai diberlakukan, pihaknya juga akan melakukan beberapa protokol kesehatan. Seperti mewajibkan para pegawainya untuk menggunakan masker serta wajib untuk menyuci tangan secara rutin menggunakan hand glove yang telah disediakan.

Di samping itu, untuk memberikan tingkat kepercayaan dan kenyamanan kepada para pelanggannya pada saat memesan Kopi Kenangan secara online, pihaknya akan memberikan Care Card. Nantinya Care Card tersebut berisikan informasi seputar nama barista yang menyajikan, suhu tubuh hinga informasi tentang mitra yang melakukan pengantaran.

"Jadi kalau ada yang mesan online kami selalu menyelipkan Care Card di dalamnya. Care card tersebut isinya seputar informasi nama driver mitra kami dan barista yang saat itu sedang bertugas serta informasi suhu tubuh mereka masing-masing," katanya.

Pesanan yang disiapkan pun dipastikan terbungkus dengan rapih dengan menggunakan tali plastik yang tentunya sudah disterilkan.

Sementara mengenai layanan Dine In atau makan di tempat, James menyebut memang nantinya ada beberapa outlet yang akan membuka layanan ini. Namun dengan syarat harus menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Misalnya saja, pihaknya nanti akan membatasi jumlah pengunjung Dine In, menyediakan hand sanitizer hingga melakukan Physical Distancing dengan memberikan jarak 1 meter antar meja.

"Kami juga menghimbau para pelanggan kami agar melakukan metode pembayaran secara non-tunai atau Cashless untuk mengurangi kontak langsung antar pelanggan dengan petugas kasir yang bertugas," jelas dia.

Baca juga: Kopi Kenangan Beri 50.000 Cangkir Kopi Gratis ke Tenaga Medis



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X