Ingin Kembalikan Jumlah Penumpang 60 Persen, Bos Garuda Terus Promosi

Kompas.com - 19/06/2020, 20:27 WIB
Pesawat Garuda Indonesia KOMPAS.com/ Bambang P. JatmikoPesawat Garuda Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Irfan Setiaputra mengatakan, untuk mengembalikan 60 persen jumlah penumpang perseroan di masa pandemi virus corona (Covid-19) pihaknya terus melakukan promosi.

"Oleh sebab itu, push kami promosi terus-menerus bahwa terbang hari ini, aman dan nyaman dengan menggunakan protokol kesehatan," katanya melalui diskusi virtual, Jumat (19/6/2020).

Selain itu, Irfan memastikan para penumpang yang akan terbang itu telah melalui serangkaian rapid test atau Polymerase Chain Reaction (PCR). Dan penerapan jaga jarak fisik (phsycal distancing) di dalam pesawat juga diterapkan.

Baca juga: Dirut Garuda Gambarkan Terminal 3 Bandara Soetta Layaknya "Kuburan"

Dalam tayangan virtual itu, Irfan juga mempromosikan penerbangan di dalam negeri selama masa pandemi serasa naik pesawat sekelas penerbangan di Eropa.

"Jadi, kalau Anda terbang di dalam negeri sekarang naik Garuda Indonesia tipe 737, Anda sama saja dengan terbang tipe business class di Eropa, seperti Lufthansa dan KLN, Dimana tempat duduknya bertiga, tengahnya kosong," ucapnya.

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia terbang kembali untuk penumpang bersyarat sejak Kamis (7/5/2020). Hal ini sesuai dengan ketentuan kriteria penumpang yang mengacu pada Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Garuda Indonesia menerapkan prosedur penerimaan dan screening penumpang yang sangat ketat untuk layanan penerbangan yang dioperasikan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X