Dirut Krakatau Steel Lepas Seluruh Saham KRAS Miliknya

Kompas.com - 22/06/2020, 06:07 WIB
Direktur Perusahaan Krakatau Steel Silmy Karim saat diwawancarai awak media di Jakarta, Jumat (13/12/2019). KOMPAS.com/ELSA CATRIANADirektur Perusahaan Krakatau Steel Silmy Karim saat diwawancarai awak media di Jakarta, Jumat (13/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) Silmy Karim menjual seluruh sahamnya atau sekitar 5,4 juta lembar saham di perusahaan itu.  Jumlah tersebut setara dengan 0,028 persen total saham KRAS.

Silmy melepas saham KRAS pada tanggal yang sama yakni di 11 Juni 2020, namun dengan harga berbeda, mulai Rp 278, Rp 280, Rp 282 dan Rp 284 per saham.

Sayang, dalam surat Silmy ke Bursa Efek Indonesia tak disebutkan jumlah masing-masing saham KRAS yang dilepas orang nomer satu di KRAS ini.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (21/6/2020), Silmy menyebut penjualan saham KRAS tersebut untuk keperluan pribadi. Pasca penjualan saham tersebut, kepemilikan saham Silmy di KRAS menjadi 0 persen.

Baca juga: Jual Saham Amazon, Jeff Bezos Raup Rp 25 Triliun Dalam 2 Hari

Pada penutupan perdagangan Jumat (19/6/2020), harga KRAS naik 2,05 persen menjadi Rp 298. Level tertinggi pada perdagangan akhir pekan di level Rp 310.

Jika merujuk data RTI, selama sebulan hingga Jumat 12 Juni, harga saham KRAS naik sebesar 69,32 persen. Saham KRAS terus mendaki pasca Krakatau Steeel melaporkan berhasil meraih laba bersih pada kuartal I tahun 2020 sebesar 74,1 juta dollar AS atau setara dengan Rp 1,07 triliun, pasca 8 tahun merugi.

Puncaknya, saham KRAS melesat 25 persen hingga terkena auto reject atas (ARA)

Perbaikan kinerja KRAS karena penurunan beban pokok pendapatan sebesar 39,8 persen dan penurunan biaya administrasi dan umum sebesar 41,5 persen.

Silmy menyebut, pihaknya telah perbaikan bisnis sejak tahun 2019 dan hasilnya mulai terlihat di kuartal I tahun ini. Antara lain program restrukturisasi dan transformasi.

Baca juga: Direktur Gudang Garam Ini Lepas Seluruh Saham GGRM Miliknya

Salah satu hasil positif KRAS penurunan biaya operasi (operating expenses) induk turun 31 persen menjadi 46,8 juta dollar AS dibandingkan periode yang sama di tahun 2019.

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2021, Bank Bukopin Ganti Nama Jadi Bank KB Bukopin

2021, Bank Bukopin Ganti Nama Jadi Bank KB Bukopin

Whats New
Besok, Pemerintah Lelang SUN Maksimal Rp 40 Triliun

Besok, Pemerintah Lelang SUN Maksimal Rp 40 Triliun

Earn Smart
Menhub: Bakal Ada Kota Baru Dekat Pelabuhan Patimban bernama 'Kota Rebana'

Menhub: Bakal Ada Kota Baru Dekat Pelabuhan Patimban bernama "Kota Rebana"

Whats New
Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Whats New
Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Whats New
Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Whats New
Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Whats New
MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM 'Go Digital', Apa Saja?

MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM "Go Digital", Apa Saja?

Whats New
Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Rilis
IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

Whats New
Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Whats New
Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Whats New
Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Rilis
Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Whats New
Mentan Sebut Tanaman 'Janda Bolong' Diminati di AS dan Eropa

Mentan Sebut Tanaman "Janda Bolong" Diminati di AS dan Eropa

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X