Kompas.com - 23/06/2020, 10:31 WIB

Harta Ibas paling besar berbentuk kas dan setara kas yang nilainya Rp 17.008.191.552. Lalu, harta terbesar yang dilaporkannya berasal dari aset properti.

Ibas tercatat memiliki aset tanah dan bangunan sebesar Rp 7.681.607.000. Beberapa bidang tanah dan bangunan itu tersebar di Bogor dan Bandung.

Di daerah kelahiran ayahnya di Kabupaten Pacitan, Ibas juga memiliki beberapa bidang tanah, dan satu bidang tanah berada di Kabupaten Ponorogo. Semua harta tanahnya dicatat sebagai hasil sendiri.

Baca juga: Mengintip Besaran Gaji Sipir Penjara Lulusan SMA di Kemenkumham

Di LHKPN, Ibas tak melaporkan kepemilikan kendaraan dan mesin. Lalu aset lainnya yaitu harta bergerak lain Rp 6.615.000.000 dan surat berharga Rp 2.300.000.000. Dalam laporannya, Ibas juga tak memiliki utang.

Dipuji Luhut

Dalam rapat dengan Badan Anggaran DPR RI, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memuji Ibas yang duduk sebagai mitra kementerian yang dipimpinnya di Senayan.

"Saya juga terima kasih, ada juga anak kolong yang paten, saya lihat di sini Pak Ibas. Saudari Ibas, saya bangga lihat Anda. Anda anak kolong yang bisa memberikan sambutan," ucap Luhut di Jakarta, Senin (22/6/2020).

Luhut juga tak luput menasihati Ibas dan berharap kelak bisa menjadi pemimpin, mencontoh sang ayah yang pernah menjadi pemimpin tertinggi negara selama dua periode.

Baca juga: Mau Tahu Berapa Gaji Ketua KPK?

"Saya berharap Anda punya hati untuk berkembang ke depan sehingga ada pengganti pemimpin-pemimpin muda Indonesia ke depan," kata Luhut.

Luhut merasa iri mengetahui bahwa anak-anak SBY mengikuti jejak sang ayah yang berkecimpung di pemerintahan serta politik.

"Saya pikir elok juga memberikan nasihat kepada anak teman saya, karena anak-anak saya tidak bisa seperti dia (Ibas)," ucapnya disambut tertawa para anggota Banggar.

(Sumber: KOMPAS.com/Ade Miranti | Editor: Bambang P. Jatmiko)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.