Ini Cara Kerja dan Risiko Produk Pasar Modal Dengan Return Pasti

Kompas.com - 23/06/2020, 13:00 WIB
ilustrasi investasi FREEPIK/JCOMPilustrasi investasi

Bagaimana jika harga saham yang jadi jaminan itu naik/turun?

Hal ini sangat umum pada harga saham, untuk itu biasanya ada ketentuan jika nilai saham turun di bawah Rp 175 juta atau naik melebihi Rp 225 juta, maka A akan melakukan top up / top down sehingga nilai jaminan menjadi Rp 200 juta lagi.

Pelanggaran terhadap ketentuan Top Up / Top Down terhadap jaminan juga bisa membuat B menjual saham A sebelum jatuh tempo. Apabila nilai penjualan di atas Rp 100 juta, maka sisanya dikembalikan kepada pihak A.

Umumnya repo memberikan tingkat bunga yang tinggi karena prosesnya lebih sederhana dan pajaknya juga final mengikuti transaksi saham. Namun bukan berarti tidak ada risiko.

Risiko Repo

Risiko repo adalah ketika pihak yang meminjam uang, tidak dapat menunaikan kewajiban untuk melakukan pembelian secara bertahap, dan atau melakukan top down / top up terhadap jaminan sahamnya.

Pada praktiknya, saham yang dijadikan repo juga merupakan saham gorengan yang nilainya telah dispekulasikan secara berlebihan sehingga jauh lebih tinggi daripada nilai intrinsiknya.

Jadi memang benar nilai pasar daripada saham jaminan adalah Rp 200 juta (misalnya), namun bisa jadi 3-4 bulan yang lalu nilainya hanya kurang dari Rp 50 juta.

Baca juga: Jika Investasi ORI017 Rp 1 Juta, Begini Perhitungan Imbal Hasilnya

Banyak juga penipuan yang terjadi dalam penawaran, dimana disebutkan ini adalah Repo, tapi investor tidak pernah menerima sahamnya. Seharusnya transaksi dilakukan via sekuritas dan saat itu juga investor menerima saham jaminan sebagaimana halnya transaksi saham yang bisa dicek di website akses.ksei.co.id.

Dalam berinvestasi repo, investor perlu melihat kualitas dari orang / perusahaan yang meminjam uang. Mereka tidak dirating selayaknya perusahaan penerbit obligasi. Kemudian saham yang dijadikan jaminan apakah telah dispekulasikan secara berlebihan atau tidak.

Terakhir, mekanismenya mesti sesuai dimana transaksi bisa dicek melalui situs KSEI.

Jika ada satu saja yang membuat anda tidak nyaman, sebaiknya berpikir ulang untuk berinvestasi pada jenis instrumen ini. Jangan mudah tergiur dengan potensi return tanpa memahami risikonya terlebih dahulu.

Demikian artikel ini, semoga membantu anda memahami produk pasar modal yang memberikan tingkat return pasti.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X