Ingat, Transaksi Kartu Kredit Wajib Pakai PIN Mulai 1 Juli 2020

Kompas.com - 23/06/2020, 13:39 WIB
Ilustrasi kartu kredit ShutterstockIlustrasi kartu kredit
Penulis Kiki Safitri
|

Hasil survei menyebut, 75 persen pemegang kartu kredit di Indonesia lebih sering menggunakan pembayaran digital, 62 persen menggunakan kartu debit atau kredit, 51 persen menggunakan transfer bank dan 49 persen menggunakan uang tunai.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman mengatakan, dalam situasi saat ini agenda nontunai semakin diminati. Ini terlihat dari derasnya minat bertransaksi dengan pembayaran online dan mobile.

Baca juga: Pekan Depan, Pemerintah Salurkan Bansos Beras kepada 10 Juta KPM

Studi Visa Consumer Payment Attitude terbaru memperlihatkan dua dari tiga masyarakat Indonesia telah mencoba bepergian tanpa uang tunai sama sekali selama beberapa hari, terutama konsumen Gen Y dan affluent.

“Sejalan dengan tren nontunai tersebut, sangat penting bagi pemegang kartu kredit untuk segera mengaktifkan PIN kartu kredit sebelum tanggal 1 Juli, agar pembayaran lancar saat melakukan transaksi tatap muka,” kata Riko.

Baca juga: Indonesia Dinilai Perlu Waspada dengan 3 Negara ASEAN Ini, Kenapa?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X