Lelang Sukuk, Pemerintah Raup Rp 9,5 Triliun

Kompas.com - 23/06/2020, 15:04 WIB
Ilustrasi KONTAN/BAIHAKIIlustrasi
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kembali melanjutkan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada hari ini, Selasa (23/6/2020).

Dikutip dari siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pemerintah mendapatkan Rp 9,5 triliun dari lelang Sukuk Negara hari ini.

"Total penawaran yang masuk sebesar Rp 38,8 triliun," tulis DJPPR.

Lelang dilakukan untuk memenuhi pembiayaan di Anggaran Pendapatan dan Negara (APBN) 2020.

Baca juga: Daripada Utang, Pemerintah Diminta Kejar Sektor Ini

Nilai lelang Sukuk Negara sebesar Rp 9,5 triliun tersebut lebih besar dari target indikatif pemerintah yakni Rp 7 triliun.

Adapun Seri SBSN yang dilelang adalah seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara - Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk.

Ada 6 seru Sukuk Negara yang akan dilelang yakni SPN-S 24122020, PBS-002, PBS-026, PBS-023, PBS-022 dan PBS-005.

Tanggal jatuh temponya yakni mulai 24 Desember 2020 hingga 15 April 2043. Adapun imbalannya yakni mulai diskonto hingga 8,62 persen.

Baca juga: Luhut: Bank Dunia Mengapresiasi Pengelolaan Utang Indonesia

Lelang SBSN dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai Agen Lelang SBSN.

Lelang bersifat terbuka (open auction) dan menggunakan metode harga beragam (multiple price). Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang.

Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Dealer Utama yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.

Baca juga: Wamenkeu: Kami Janji Utang Dipakai Seefisien Mungkin, Tidak untuk Foya-foya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X