DPR Minta Kementerian ESDM Naikkan Anggaran Untuk 4 Program Ini

Kompas.com - 24/06/2020, 14:38 WIB
Ilustrasi: Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI, Senin (10/2/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIIlustrasi: Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI, Senin (10/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi VII DPR RI meminta kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk kembali meningkatkan alokasi anggaran yang berkaitan dengan program infrastruktur kementerian.

Sebelumnya, Kementerian ESDM sudah mengajukan kepada Komisi VII DPR RI untuk melakukan realokasi anggaran sebesar Rp 235,7 miliar ke 4 program infrastruktur kementerian, yaitu pengadaan konverter kit untuk (konkit) elpiji nelayan, konkit petani, pembangunan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS), dan sumur bor air tanah.

Namun, angka tersebut dinilai masih belum cukup.

Baca juga: Lagi, ESDM Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas dan Rapat 2020 Rp 235,7 Miliar

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PAN Andi Yuliani Paris mengatakan, pengadaan 15.000 paket konkit nelayan dan 7.500 paket konkit petani yang ditawarkan oleh Kementerian ESDM masih jauh lebih rendah dari yang semula direncanakan.

Semula dalam anggaran awal tahun ini, Kementerian ESDM berencana membagikan 40.000 paket konkit nelayan dan 10.000 paket konkit petani.

"Kembalikan 40.000 konkit nelayan, kembalikan 10.000 konkit petani, enggak susah kok itu," ujarnya dalam gelaran Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR RI, Rabu (24/6/2020).

Sementara itu, Ketua Komisi VII DPR RI Suger Suparwoto mengatakan, para pimpinan komisi sudah sepakat dengan Kementerian ESDM untuk terus meningkatkan realokasi anggaran untuk ke 4 program tersebut, menjadi Rp 350 miliar.

Pasalnya, Sugeng menilai Kementerian ESDM masih mampu melakukan pemangkasan anggaran belanja non infrastruktur, seperti perjalanan dinas dan paket meeting.

"Angka Rp 235 miliar tidak berhenti di situ, bisa ditingkatkan sampai angka proporsi Rp 350 miliar," katanya.

Pada akhirnya, Komisi VII DPR RI dan Menteri ESDM Arifin Tasrif sepakat, untuk melakukan perincian dan optimalisasi refocusing untuk anggaran pembangunan infrasatruktur, dengan target minimal Rp 350 miliar.

"Kami akan mengupayakan penyisiran kembali," ucap Arifin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X