Pembayaran Klaim Asuransi Jiwa Naik 4,1 Persen di Kuartal I 2020

Kompas.com - 24/06/2020, 19:51 WIB
Ilustrasi asuransi jiwa SHUTTERSTOCKIlustrasi asuransi jiwa

JAKARTA, KOMPAS.com – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan pertumbuhan pembayaran klaim dan manfaat industri asuransi jiwa sebesar 4,1 persen, menjadi Rp 35,92 triliun pada kuartal I 2020.

Pertumbuhan ini ditopang oleh kesadaran masyarakat akan gaya hidup yang sehat dan memiliki perlindungan yang tepat, terutama pada situasi pandemi Covid-19.

Budi Tampubolon, Ketua Dewan Pengurus AAJI mengatakan, kondisi kuartal I memang tidak mudah dengan adanya pandemi Covid-19.

Baca juga: Sepanjang 2019, Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Tumbuh 18,7 Persen

Hal tersebut juga turut berpengaruh terhadap kinerja industri asuransi jiwa, dimana total pendapatan premi industri asuransi jiwa melambat.

“Melihat situasi ini, sebagai upaya untuk tetap melayani kebutuhan perlindungan kesehatan masyarakat Indonesia di masa pandemi, para perusahaan asuransi jiwa semakin fokus untuk memberikan edukasi dan saran bagi masyarakat mengenai pilihan perlindungan yang tepat,” jelas Budi melalui siaran resmi, Rabu (24/6/2020).

Dalam kondisi yang penuh tantangan ini, imbuh Budi, kesadaran masyarakat atas perlindungan asuransi jiwa, termasuk asuransi kesehatan, meningkat pada kuartal I 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan dalam angka jumlah tertanggung.

Persentase total tertanggung naik sebesar 20,3 persen, menjadi 63,97 juta orang, dibanding periode sebelumnya 53,17 juta orang.

 

Baca juga: Simak, 3 Tipe Orang yang Tak Butuh Asuransi Jiwa

Sedangkan total uang pertanggungan naik sebesar 5,6 persen, yaitu Rp 4,07 triliun dari yang sebelumnya Rp 3,85 triliun.

“Meskipun jumlah tertanggung dan uang pertanggungan meningkat, angka total polis kumpulan mengalami penurunan. Ini mengindikasikan pandemi Covid-19 membuat perekonomian Indonesia mulai melambat. Akibatnya, terjadi penurunan kepemilikan polis baru dari sektor korporasi,” ungkap Budi.

Untuk kanal distribusi, bancassurance memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan premi industri asuransi jiwa di juartal I 2020.

Tercatat, rasio kontribusi bancassurance terhadap total premi sebesar 44,4 persen, diikuti oleh kanal distribusi keagenan sebesar 38,4 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X