Harga BBM Tak Kunjung Turun, Menteri ESDM: Pertamina Punya Beban Berat

Kompas.com - 25/06/2020, 18:01 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif di Gedung Chairul Saleh, Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020). Dok. Divisi Humas PolriMenteri ESDM Arifin Tasrif di Gedung Chairul Saleh, Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penurunan harga BBM yang tidak kunjung terjadi masih menjadi pertanyaan banyak pihak. Pasalnya, harga minyak dunia saat ini lebih rendah dibandingkan awal tahun. 

Saat rapat kerja, Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS Mulyanto mempertanyakan soal kemungkinan penuruanan harga BBM ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.

Menurutnya, pemerintah cenderung terlalu lama mengambil keputusan dalam penyesuaian harga BBM.

Baca juga: Dicecar DPR soal Rugi Rp 38 Triliun, Ini Kata Bos PLN

"Isu energi ini terus menerus bertubi-tubi. Salah satunya penyesuaian harga BBM yang tak kunjung terealisasi, karena wait and see. Jadi kapan disesuaikan?," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (24/6/2020).

Merespons pertanyaan tersebut, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, saat ini harga minyak dunia sudah mengalami peningkatan.

Ia pun mengklaim, pergerakan harga minyak dunia relatif sangat cepat. Sehingga, pemerintah memerlukan waktu dalam penyesuaian harga BBM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Arifin menyebutkan, PT Pertamina (Persero) sebagai BUMN penyalur dan penyedia BBM dinilai sudah menanggung beban yang berat ketika harga minyak dunia masih tinggi.

Baca juga: Ditanya DPR soal Penghapusan Premium dan Pertalite, Ini Jawaban Menteri ESDM

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.