Disebut Gaji Karyawannya Kecil, Ini Penjelasan Manajemen Aice

Kompas.com - 26/06/2020, 17:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa bulan yang lalu isu mengenai pemecatan karyawan yang bekerja di prodsen es  krim AICE marak diperbincangkan. Alasan dilakukannya pemecatan tersebut dikatakan karena banyaknya karyawan yang mogok kerja lantaran gaji kecil.

Menanggapi hal itu, Head of Human Resources AICE Group Antonius Hermawan mengatakan saat ini gaji para karyawan yang bekerja di PT Alpen Food Industry dipastikan sudah layak dan sudah mengikuti regulasi dari pemerintahan.

Ia menyebut gaji yang ditetapkan pun sudah berdasarkan Upah Minimum Kota (UMK) di masing-masing lokasi pabrik tempat memproduksi es krim Aice.

Baca juga: Tentang Gaji Ke-13 PNS, Besaran hingga Waktu Pencairan

"Kalau di Bekasi itu untuk karyawan yang status atau level yang paling rendah itu, gajinya sekitar Rp 4,5 juta dan ini belum termasuk tunjangan-tunjangan lain yang diterima karyawan," ujarnya saat pressconference virtual, Jumat (26/6/2020).

Anthony menjelaskan, tunjangan-tunjangan yang diterima karyawan juga tidak sedikit. Misalnya saja seperti tunjangan makan, tunjangan harian, tunjangan transportasi dan masih banyak lainnya.

"Maka kalau ditotalkan secara keseluruhan dan ikut dengan uang lembur, untuk karyawan yang levelnya paling rendah tadi sekitar Rp 6 juta-an lebih," jelasnya.

Selain itu, lanjut Anthony, di tahun 2020 ini pun perusahaanya telah menaikkan gaji para karyawannya sebesar 11 persen.

"Jadi kalau secara garis besar, gaji kami sudah di atas market untuk industri yang sama, jadi kami pikir ini sudah baik," katanya.

Sementara itu Manager Legal PT Alpen Food Industry Simon Audrey Halomoan Siagian juga mengatakan hal yang sama. Ia menyebut perusahaan akan selalu mengikuti dan menaati peraturan dan regulasi dari pemerintah.

Baca juga: 5 Cara Kelola Gaji agar Tak Minus di Era New Normal

"Mengenai gaji kami selalu mengikuti arahan dan secara regulasi. Aice Group atau PT Alpen ini mengikuti ketentuan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan," katanya.

Simon juga menegaskan bahwa mekanisme pengupahan untuk gaji pokok sudah ditentukan berdasarkan UMK di wilayah masing-masing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.