Hingga 19 Juni, Kapitalisasi Pasar Sudah Turun 21,3 Persen

Kompas.com - 26/06/2020, 18:01 WIB
Foto dirilis Kamis (28/4/2020), menunjukkan karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Imbas wabah Covid-19, gejolak pada aspek kesehatan turut merembet ke sektor ekonomi dengan sebagian besar aktivitas ekonomi di Tanah Air terhenti. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAFoto dirilis Kamis (28/4/2020), menunjukkan karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Imbas wabah Covid-19, gejolak pada aspek kesehatan turut merembet ke sektor ekonomi dengan sebagian besar aktivitas ekonomi di Tanah Air terhenti.
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) catatkan penurunan kapitalisasi pasar sebesar 21,3 persen menjadi Rp 5.717 triliun dari Januari 2020 hingga 19 Juni 2020.

Sampai dengan akhir minggu lalu, indikator pasar dan perdagangan bergerak dinamis, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 21,54 persen pada level 4.942. Pada umumnya, seluruh indeks sektoral mengalami penurunan secara year to date.

Sektor yang mengalami penurunan paling dalam selama tahun 2020 adalah sektor property dan real estate sebesar -33,56 persen. Di sisi lain, sektor consumer goods menunjukkan kinerja indeks yang relatif baik dibandingkan indeks acuannya (IHSG dan LQ45).

Baca juga: Luhut Akui Hanya Orang Kaya dan Perusahaan Besar yang Gerakkan Ekonomi, Padahal...

“Saat ini hampir seluruh kinerja indeks Bursa Global mengalami penurunan, yang turut diikuti penurunan nilai kapitalisasi pasar sahamnya,” kata Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono, melalui siaran media BEI Jumat (26/6/2020).

Selanjutnya, dari aktivitas perdagangan, rata-rata frekuensi perdagangan meningkat 9,29 persen menjadi 513 ribu kali per hari dengan rata-rata total nilai transaksi dan volume transaksi masing-masing sebesar Rp 7,72 triliun per hari dan 7,63 miliar lembar saham per hari.

“Sejak Maret 2020, aktivitas transaksi terus mengalami peningkatan seiring diterbitkannya rangkaian kebijakan Pemerintah dan otoritas sektor keuangan dalam melakukan stabilisasi kondisi perekonomian dalam negeri,” kata dia.

Meski aktivitas ekonomi nasional dibayangi oleh dampak pandemi Covid-19, ini tentunya tidak menyurutkan minat perusahaan masuk ke pasar modal. Sampai dengan saat ini, terdapat 28 Perusahaan Tercatat Baru di BEI, dan per 24 Juni 2020, dan 21 pipeline pencatatan efek saham baru.

Baca juga: 13 MI Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya, Investor Diminta Tenang

“Pencapaian Perusahaan Tercatat Baru di BEI ini merupakan jumlah tertinggi di antara Bursa Efek di kawasan ASEAN,” ucapnya.

Data BEI mencatat, sampai dengan 17 Juni 2020 ada 296 Perusahaan Tercatat atau 43,3 persen dari total Perusahaan Tercatat di BEI yang menyampaikan Laporan Keuangan Kuartal 1-2020.

Adapun total agregat laba bersih dari 296 perusahaan tersebut pada Kuartal 1 (Q1) 2020 mencapai Rp 63,4 triliun atau menurun 19,71 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga: Ignasius Jonan Bakal Jadi Komisaris Unilever Indonesia

Sementara dari sisi investor pasar modal, sampai dengan Mei 2020, tercatat pertumbuhan jumlah investor sebesar 13 persen dibandingkan dari akhir tahun lalu. Kini total investor mencapai 2,8 juta investor, yang terdiri dari investor saham, reksa dana dan obligasi,

Investor saham mengalami kenaikan sebesar 8 persen dari tahun 2019 atau mencapai jumlah 1,19 juta investor saham berdasarkan Single Investor Identification (SID) per Mei 2020. Adapun klasifikasi usia investor pasar modal Indonesia didominasi oleh investor muda dan milenial, dengan rentang usia 18-30 tahun dalam 4 tahun terakhir.

Trend positif juga terlihat dari pertumbuhan aktivitas investor ritel dalam tiga bulan terakhir dengan lonjakan transaksi kelompok SID Ritel yang secara rata-rata naik lebih dari 50 persen untuk periode April 2020 hingga Juni 2020, dibandingkan di periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga: Rp 3,40 Triliun Dana Asing Masuk ke Pasar SBN Pada 22-25 Juni 2020



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ukraina akan Melego 3.000 BUMN-nya, Berminat Beli?

Ukraina akan Melego 3.000 BUMN-nya, Berminat Beli?

Whats New
Bicara soal Penggunaan Mobil Listrik, Wamen BUMN: Yang Untung PLN, Yang Rugi Pertamina

Bicara soal Penggunaan Mobil Listrik, Wamen BUMN: Yang Untung PLN, Yang Rugi Pertamina

Whats New
Perjalanan Sengketa Warisan oleh Freddy Widjaja, Gugat, Cabut, Gugat Lagi

Perjalanan Sengketa Warisan oleh Freddy Widjaja, Gugat, Cabut, Gugat Lagi

Whats New
Aset Sinar Mas Group Rp 737 Triliun, Freddy Widjaja Dapat Rp 1 Miliar

Aset Sinar Mas Group Rp 737 Triliun, Freddy Widjaja Dapat Rp 1 Miliar

Whats New
[POPULER MONEY] Rincian Pelanggan yang Dapat SUbsidi Listrik | UMKM Penerima BLT

[POPULER MONEY] Rincian Pelanggan yang Dapat SUbsidi Listrik | UMKM Penerima BLT

Whats New
Sejak Maret, Harga Bitcoin Telah Melonjak hingga 180 Persen

Sejak Maret, Harga Bitcoin Telah Melonjak hingga 180 Persen

Whats New
Dana Hibah untuk UMKM Rp 2,4 Juta Mulai Dicairkan pada 17 Agustus 2020

Dana Hibah untuk UMKM Rp 2,4 Juta Mulai Dicairkan pada 17 Agustus 2020

Whats New
Luhut: Banyuwangi dan Bali Hasilnya Sangat Menggembirakan...

Luhut: Banyuwangi dan Bali Hasilnya Sangat Menggembirakan...

Whats New
PLN Siap Ganti Pembangkit Diesel Berusia di Atas 15 Tahun ke EBT

PLN Siap Ganti Pembangkit Diesel Berusia di Atas 15 Tahun ke EBT

Whats New
Pertamina: Hingga Agustus 2020, Sudah Ada 147 Pertashop di 19 Provinsi

Pertamina: Hingga Agustus 2020, Sudah Ada 147 Pertashop di 19 Provinsi

Whats New
Luhut: Ini 3 Komitmen Pemerintah Tingkatkan Wisata dan Ekonomi Kreatif

Luhut: Ini 3 Komitmen Pemerintah Tingkatkan Wisata dan Ekonomi Kreatif

Whats New
Platform Ini Luncurkan KoinGaji, Kamu Bisa Gajian Lebih Awal

Platform Ini Luncurkan KoinGaji, Kamu Bisa Gajian Lebih Awal

Rilis
Dukung UMKM, Blibli Hadirkan Festival Mie Online, Ada 1.000 Menu

Dukung UMKM, Blibli Hadirkan Festival Mie Online, Ada 1.000 Menu

Rilis
Dari Hanya 10, Kini 20.000 UMKM Shopee Sudah Tembus Pasar Ekspor

Dari Hanya 10, Kini 20.000 UMKM Shopee Sudah Tembus Pasar Ekspor

Smartpreneur
Asosiasi Pekerja Ingatkan Pemerintah Soal Data hingga Usulan Tambahan Subsidi Gaji

Asosiasi Pekerja Ingatkan Pemerintah Soal Data hingga Usulan Tambahan Subsidi Gaji

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X