Kompas.com - 26/06/2020, 21:02 WIB
Ilustrasi gaji, rupiah, pesangon ShutterstockIlustrasi gaji, rupiah, pesangon

Misalnya, setiap weekend Anda selalu berbelanja baju baru. Anda bisa mengubahnya dengan membeli baju sebulan sekali.

Atau saban hari Anda nongkrong di kedai kopi dengan biaya Rp 100 K per kunjungan. Anda dapat mengurangi intensitas kunjungan menjadi satu kali per minggu.

"Anda wajib berhemat selama belum mendapatkan pekerjaan baru," kata Budi.

Baca juga: Ignasius Jonan Bakal Jadi Komisaris Unilever Indonesia

Bila Anda memiliki beberapa jenis produk asuransi, sebaiknya tutup sebagian atau sisakan satu produk. Yang harus Anda pertahankan adalah asuransi kesehatan.

Alasannya, agar arus keuangan tidak terganggu bila Anda sakit dan harus dirawat.

Selain itu, selama belum bekerja Anda tidak perlu menabung. "Ini masa prihatin jadi lebih baik berhenti menabung dan investasi dulu," kata Budi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Rp 3,40 Triliun Dana Asing Masuk ke Pasar SBN Pada 22-25 Juni 2020

Catat seluruh pengeluaran harian

Yang terakhir, Anda sebaiknya mencatat seluruh pengeluaran setiap hari. Dengan begitu Anda dapat mengetahui jumlah pengeluaran dan sisa uang yang dimiliki.

Widya mengatakan dengan disiplin mencatat pengeluaran Anda dapat lebih berhati-hati saat mengeluarkan uang.

Anda dapat mencatat seluruh pengeluaran tersebut secara konvensional di dalam note. Atau Anda dapat menggunakan aplikasi akutansi yang dapat diunduh secara gratis melalui smartphone. (Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati)

Baca juga: KSPI Kritik Gojek Soal PHK 430 Karyawan

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Begini cara mengatur uang pesangon untuk Anda yang baru kena PHK

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X