Tips Keuangan untuk Anda yang Ingin Gelar Pernikahan Pasca Wabah Covid-19

Kompas.com - 26/06/2020, 22:01 WIB
Ilustrasi pernikahan ShutterstockIlustrasi pernikahan

JAKARTA, KOMPAS.com - Anda dan pasangan berencana menggelar pesta pernikahan pasca wabah virus corona selesai? Simak dulu tips dari para ahli perencana keuangan berikut ini.

Umumnya setiap pasangan bermimpi menggelar pesta pernikahan yang meriah dengan mengundang seluruh keluarga, teman, dan kolega. Namun, Anda harus meriview kembali impian tersebut saat ingin menggelar pesta pernikahan pasca wabah virus corona selesai.

Mike Rini Sutikno, Financial Planner Mitra Edukasi Keluarga mengatakan sebagian orang mengalami penurunan pendapatan bulanan. Hal ini disebabkan bisnis sedang tidak berjalan dengan baik.

"Inilah yang harus jadi pertimbangan untuk Anda ketika ingin menggelar pesta pernikahan setelah masa wabah penyakit selesai," Tambah Mike pada KONTAN.

Baca juga: Ini Empat Anak Muda yang Duduki Posisi Strategis di BUMN

Bila memaksakan Anda bisa-bisa harus menanggung utang setelah pesta pernikahan berakhir. Padahal, Anda membutuhkan cukup banyak uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga pasca menikah.

Widya Yuliarti, Financial Planner Finansialku.com mengatakan Anda sebaiknya mulai cek kembali rencana pesta pernikahan mulai dari sekarang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bila Anda bingung mulai dari mana, simak panduan yang diberikan para ahli financial planner berikut ini.

1. Review anggaran pesta pernikahan

Anda sebaiknya mulai melakukan review anggaran pesta pernikahan mulai dari sekarang. Anda catat semua biaya pesta pernikahan secara detil mulai dari biaya katering sampai souvenir.

2. Hitung kembali nilai tabungan pernikahan

Sekarang, Anda ambil kalkulator dan cek nilai tabungan pernikahan di akun rekening.

Setelah itu, Anda hitung kembali pendapatan alias gaji yang diterima sekarang. Berapa besar Anda bisa menabung untuk pesta pernikahan dengan nilai gaji saat ini?

Baca juga: Semahal Apa Tanzanite? Batu yang Bikin Ayah 30 Anak Mendadak Kaya

Bila Anda hanya bisa menabung setengah dari nilai tabungan pernikahan sebelumnya artinya segera atur kembali acara pesta pernikahan.

Pindahkan lokasi pesta pernikahan

Anda bisa menghemat biaya pernikahan dengan memindahkan lokasi pesta pernikahan dari gedung ke rumah. Alih-alih membayar uang sewa gedung, Anda hanya perlu menyewa tenda untuk pesta pernikahan.

"Bila rumah sempit Anda bisa mengatur jam kedatangan para tamu," kata Mike pada KONTAN.

Namun, bila Anda tetap ingin menggelar pesta pernikahan di gedung sebaiknya memilih tempat dengan sewa yang murah.

Cari jasa katering, dekorasi, dan lainnya yang menawarkan harga murah

Menggelar pesta pernikahan tahun depan, Anda pasti sudah memilih pihak penyedia jasa katering, dekorasi, make up untuk acara tersebut.

Baca juga: 5 Langkah Atur Keuangan Pribadi di Era New Normal

Tapi, Anda boleh loh mengganti beberapa atau semua pihak jasa tersebut bila tarif jasa mereka tidak sesuai dengan budget acara pesta pernikahan.

Bila mereka tidak bisa memberikan diskon dan dana Anda mepet sebaiknya segera caro penyedia jasa baru.

Kurangi jumlah undangan

Untuk menekan biaya pernikahan, Anda bisa mengurangi jumlah tamu undangan. Namun, Anda perlu lebih dulu mengkomunikasikannya dengan keluarga.

"Umumnya pesta pernikahan bukan hanya jadi pesta mereka yang menikah tapi juga keluarga," kata Mike.

Bila dana terbatas Anda sebaiknya mengundang teman, kolega dekat, dan keluarga.

3. Cari tambahan pendapatan

Anda bisa mencari tambahan pendapatan untuk menutupi biaya pesta pernikahan. Anda bisa bekerja paruh waktu di akhir pekan atau setelah jam kerja di kantor selesai.

"Anda juga bisa komunikasikan kepada orang tua, bila ada tambahan dana dari mereka terima saja," kata Mike. (Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati)

Baca juga: Cara Menabung untuk Anda yang Gajinya Pas-pasan

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Ingin gelar pernikahan pasca wabah virus corona usai ? Simak dulu tips berikut ini



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Rilis
Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.