Sri Mulyani: Covid-19 Timbulkan Efek Domino yang Luar Biasa

Kompas.com - 27/06/2020, 17:37 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut pandemi virus corona (Covid-19) berdampak sangat luas, bahkan hingga sektor ekonomi dan politik.

"Namun, kita melihat pandemi Covid-19 menimbulkan (efek) domino yang luar biasa. Masalah kesehatan menjadi masalah sosial, masalah ekonomi, masalah keuangan, dan masalah politik," katanya dalam diskusi virtual yang digagas oleh Institut Pertanian Bogor (IPB), Sabtu (27/6/2020).

Sri Mulyani pun memaparkan, Indonesia tentu mengalami peningkatan dari jumlah kasus Covid-19 seiring dengan jumlah tes yang ditingkatkan.

Baca juga: Menkop Janji Tambah Jumlah UMKM Penerima Bansos

Ia mengatakan, saat Covid-19 melanda Indonesia di awal Maret 2020, jumlah rapid test ataupun PCR hanya sekitar 1.000 orang.

Rendahnya tes saat itu, kata dia, disebabkan Indonesia masih mengimpor alat rapid test dan PCR.

Namun, ucapnya, sekarang Indonesia sudah bisa melakukan tes dengan alat buatan dalam negeri sebanyak 15.000 tes per hari sehingga dapat orang yang terindikasi dan terdeteksi terpapar virus Covid-19 makin banyak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun, apa pun yang dilihat tetap pusat penyebaran Covid di Indonesia adalah berada di Jawa, terutama di DKI sekarang bergeser ke Jawa Timur," ucapnya.

Baca juga: Ini Persyaratan untuk Calon Penumpang Lion Air

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, penyebaran Covid-19 di Jawa membawa konsekuensi. Sebab, Pulau Jawa motor utama penggerak perekonomian Indonesia.

"Padahal, daerah-daerah ini penyumbang PDB terbesar di Indonesia. DKI 18 persen, Jawa Timur 14,9 persen dari PDB-nya, Jawa Barat 13,4 persen, Jawa Tengah 8,6 persen," katanya.

"Sehingga, pada saat kita menghadapi dampak Covid-19 dari sisi kesehatan, kita langsung lihat ke dalam dampak ekonominya, karena mereka adalah pusat-pusat ekonomi," sambung Sri Mulyani.

Baca juga: Soal Kasus Jiwasraya, Ini Kata Ketua OJK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapal KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Ini Penjelasan Kemenhub

Kapal KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Ini Penjelasan Kemenhub

Whats New
Anak Usaha Krakatau Steel Ingin Perluas Usaha ke Kawasan Industri Medan

Anak Usaha Krakatau Steel Ingin Perluas Usaha ke Kawasan Industri Medan

Rilis
Bertemu dengan Dubes Hungaria, Sandiaga Uno Bahas Peluang Kerja Sama Sektor Perfilman

Bertemu dengan Dubes Hungaria, Sandiaga Uno Bahas Peluang Kerja Sama Sektor Perfilman

Rilis
Maman Suherman dan 'Mice' Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi 'Bahagia Bersama' di Kompasianival 2021

Maman Suherman dan "Mice" Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi "Bahagia Bersama" di Kompasianival 2021

Rilis
Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

Rilis
Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Whats New
Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Whats New
Bagaimana Aturan dan Cara Menghitung Gaji Part Time?

Bagaimana Aturan dan Cara Menghitung Gaji Part Time?

Work Smart
Kemenaker Sebut Sistem Pengupahan yang Baik Bisa Dongkrak Produktivitas Dunia Usaha

Kemenaker Sebut Sistem Pengupahan yang Baik Bisa Dongkrak Produktivitas Dunia Usaha

Rilis
Account Executive: Definisi, Jenjang Karier, dan Gaji

Account Executive: Definisi, Jenjang Karier, dan Gaji

Work Smart
Lifehack: Cerdas Finansial di Tengah Situasi Tak Pasti, bersama Financial Educator Lifepal Aulia Akbar

Lifehack: Cerdas Finansial di Tengah Situasi Tak Pasti, bersama Financial Educator Lifepal Aulia Akbar

Rilis
 ITDRI Festival 2021 Jadi Wadah Digital Talent Telkom Pamerkan Karya dan Berkolaborasi

ITDRI Festival 2021 Jadi Wadah Digital Talent Telkom Pamerkan Karya dan Berkolaborasi

Whats New
Mengenal OJK, Sejarah Berdiri, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya

Mengenal OJK, Sejarah Berdiri, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya

Whats New
Lewat KTT G20, Luhut Ingin Tunjukkan Kemajuan Pembangunan di Indonesia

Lewat KTT G20, Luhut Ingin Tunjukkan Kemajuan Pembangunan di Indonesia

Rilis
Erick Thohir: Banyak Perusahaan Kontrol Bibit Sawit Unggul, PTPN Buka Lebar untuk Petani

Erick Thohir: Banyak Perusahaan Kontrol Bibit Sawit Unggul, PTPN Buka Lebar untuk Petani

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.