Gara-gara Coca-Cola, Kekayaan Mark Zuckerberg Lenyap Rp 102,6 Triliun

Kompas.com - 28/06/2020, 09:18 WIB
CEO Facebook, Mark Zuckerberg meminum air di sela-sela sidang dengar pendapat di Komite Jasa Keuangan pada bulan Oktober 2019. MANDEL NGANCEO Facebook, Mark Zuckerberg meminum air di sela-sela sidang dengar pendapat di Komite Jasa Keuangan pada bulan Oktober 2019.

NEW YORK, KOMPAS.com - Aksi boikot sejumlah perusahaan pengiklan terbesar pada platform Facebook membuat saham raksasa media sosial tersebut anjlok.

Akhirnya, kekayaan CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg pun terkikis.

Dilansir dari Business Insider, Minggu (28/6/2020), kekayaan Zuckerberg raib 7,21 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 102,6 triliun (kurs Rp 14.240 per dollar AS) pada Sabtu (27/6/2020) waktu setempat.

Baca juga: Facebook Gelontorkan Rp 368 Miliar Sepanjang 2019 untuk Biaya Keamanan dan Pesawat Pribadi Mark Zuckerberg

Adapun saham Facebook merosot lebih dari 8 persen pada penutupan perdagangan Jumat (26/6/2020) waktu setempat, sebagai dampak boykot iklan di media sosial itu.

Coca-Cola adalah pengiklan teranyar yang mendukung kampanye bertajuk #StopHateforProfit yang digencarkan oleh kelompok aktivis hak asasi manusia AS.

CEO Coca-Cola James Quincey menyatakan, pihaknya akan menghentikan seluruh iklan di media sosial selama 30 hari sambil memikirkan ulang kebijakan perusahaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tidak ada tempat untuk rasisme di dunia dan tidak ada tempat untuk rasisme di media sosial," tulis Quincey dalam laman resmi Coca-Cola.

Baca juga: Pekan Lalu Kekayaan Mark Zuckerberg Lenyap Rp 58,7 Triliun, Mengapa?

"The Coca-Cola Company akan menghentikan iklan berbayar di seluruh media sosial secara global selama setidaknya 30 hari. Kami akan memanfaatkan waktu ini untuk mempelajari kembali kebijakan iklan kami guna mempertimbangkan apakah revisi dibutuhkan. Kami juga mengharapkan akuntabilitas dan transparansi yang lebih besar dari mitra-mitra media sosial kami," imbuh Quincey.

Kampanye #StopHateforProfit diluncurkan pada 9 Juni 2020 pasca kematian George Floyd oleh petugas kepolisian Minneapolis, AS dan menimbulkan gelombang protes di seluruh dunia.

Adapun Facebook menolak untuk menghapus unggahan Presiden AS Donald Trump, yang mengancam bakal menerapkan tindakan kekerasan kepada para pengunjuk rasa.

Kampanye tersebut mendesak para pengiklan-pengiklan besar untuk memikirkan kembali belanja iklan mereka di Facebook sampai media sosial itu memiliki kebijakan yang lebih ketat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Harga PCR di Indonesia Lebih Mahal Dibandingkan India yang Hanya Rp 160.000? Ini Kata Menkes

Kenapa Harga PCR di Indonesia Lebih Mahal Dibandingkan India yang Hanya Rp 160.000? Ini Kata Menkes

Whats New
Dibuka Hijau, IHSG Awal Sesi Tergelincir ke Zona Merah

Dibuka Hijau, IHSG Awal Sesi Tergelincir ke Zona Merah

Whats New
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Whats New
Melihat Rintangan sebagai Peluang Bisnis

Melihat Rintangan sebagai Peluang Bisnis

Work Smart
Daftar 11 Maskapai Penerbangan RI yang Bangkrut, Garuda Menyusul?

Daftar 11 Maskapai Penerbangan RI yang Bangkrut, Garuda Menyusul?

Whats New
Harga Minyak Goreng Mahal? Ada Promo di Minimarket hingga Supermarket Ini

Harga Minyak Goreng Mahal? Ada Promo di Minimarket hingga Supermarket Ini

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
Cek Lagi Jadwal Pengumuman SKD dan SKB CPNS 2021 di Sini

Cek Lagi Jadwal Pengumuman SKD dan SKB CPNS 2021 di Sini

Work Smart
IHSG Bakal Lanjutkan Penguatan Uji All Time High? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Bakal Lanjutkan Penguatan Uji All Time High? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
'Kopi Robusta Indonesia Sangat Lezat...'

"Kopi Robusta Indonesia Sangat Lezat..."

Whats New
Ditutup Hari Ini, Begini Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 22 di www.prakerja.go.id

Ditutup Hari Ini, Begini Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 22 di www.prakerja.go.id

Whats New
Wall Street Menguat: Dow Jones dan S&P 500 Cetak Rekor Baru, Saham Facebook Jeblok

Wall Street Menguat: Dow Jones dan S&P 500 Cetak Rekor Baru, Saham Facebook Jeblok

Whats New
Dorong Polis secara Digital, Askrindo Gandeng TekenAja

Dorong Polis secara Digital, Askrindo Gandeng TekenAja

Whats New
[POPULER MONEY] Pemerintah Berencana Wajibkan PCR di Semua Transportasi | Tak Akan Ada Susulan Tes SKB CPNS 2021

[POPULER MONEY] Pemerintah Berencana Wajibkan PCR di Semua Transportasi | Tak Akan Ada Susulan Tes SKB CPNS 2021

Whats New
Siap-siap, Ada Bansos Rp 300.000 Cair Akhir Tahun Ini

Siap-siap, Ada Bansos Rp 300.000 Cair Akhir Tahun Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.