Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, Cara Menentukan Saat yang Tepat untuk Menabung atau Investasi

Kompas.com - 28/06/2020, 09:50 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

 

2. Lunasi utang sebelum berinvestasi

Menurut Cait Howerton, perencana keuangan bersertifikat dan pakar keuangan di SmartPath, gunakan Sistem 7 Bejana untuk membantu Anda menentukan prioritas keuangan.

"Kami merekomendasikan Anda untuk fokus pada semua upaya untuk mengisi seluruh bejana. Semua bejana arus keuangan tambahan, atau biaya bensin, harus diisi sampai penuh atau selesai. Kemudian, pindah ke bejana selanjutnya," ucap Howerton.

Ia juga merekomendasikan Anda untuk memiliki dana darurat setara pengeluaran tiga hingga enam bulan. Selain itu, semua utang harus dilunasi sebelum berinvestasi.

Namun, ada juga pengecualian. Apabila perusahaan Anda memberikan tunjangan pensiun, maka manfaatkan dengan baik.

Baca juga: 5 Hal Ini Bisa Memotivasi Diri Untuk Menabung dan Investasi

3. Buat linimasa untuk mengetahui tujuan menabung atau berinvestasi

Jika Anda bisa menutup semua pengeluaran bulanan termasuk membayar utang dan memiliki dana darurat, kata Luong, maka sudah saatnya Anda memikirkan tujuan keuangan yang lebih besar.

Anda bisa menyisihkan uang untuk ditabung dengan tujuan apapun. Namun, berinvestasi dapat membuat Anda mencapai tujuan keuangan lebih cepat dan mengakumulasi uang Anda.

Meski begitu, waktu juga menentukan. Luong menuturkan, berinvestasi di pasar saham umumnya pas untuk tujuan jangka panjang.

Baca juga: Mau Investasi Saat Pandemi, Pilih Reksa Dana Atau Obligasi?

"Jika Anda menabung untuk membeli sesuatu atau memiliki tujuan lain dalam lima tahun ke depan, misal menabung untuk uang muka rumah, biaya pernikahan, atau biaya pendidikan S2, maupun memulai bisnis kecil, maka biasanya saya tidak menyarankan untuk menempatkan uang di pasar saham," tutur Luong.

Uang yang Anda butuhkan untuk kebutuhan jangka pendek harus ditempatkan di instrumen dengan risiko kecil atau tampa risiko.

"Sebaiknya disimpan di tabungan dengan bunga tinggi, sehingga setidaknya Anda bisa memperoleh sejumlah bunga dari tabungan reguler," terang Luong.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com