Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pahami 5 Hal Ini Sebelum Mendaftar Asuransi Jiwa

Kompas.com - 28/06/2020, 13:17 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Asuransi jiwa sudah menjadi hal yang penting sekarang ini. Dengan asuransi jiwa, Anda bisa menabung kalau terjadi sesuatu sehingga keluarga yang ditinggalkan tidak begitu terpuruk keadaan ekonominya.

Meskipun begitu penting, masih banyak orang yang belum memahami terkait siapa sebenarnya yang membutuhkan asuransi jiwa. Masih banyak yang belum memahami seberapa penting keperluannya untuk mengajukan asuransi jiwa.

Setiap orang bisa mengajukan diri untuk mendapatkan asuransi jiwa. Tidak ada yang akan melarang.

Baca juga: Pembayaran Klaim Asuransi Jiwa Naik 4,1 Persen di Kuartal I 2020

Akan tetapi, Anda harus mengetahui kepada siapa sebenarnya pelayanan asuransi jiwa ini ditujukan.
Biar tidak bingung lagi apakah Anda butuh asuransi jiwa atau tidak, sebaiknya simak dan pahami dulu ulasan seputar asuransi jiwa dari Cermati.com berikut ini.

1. Ambil Asuransi Jiwa Saat Sudah Berkeluarga

Apabila belum berstatus menikah, mengambil asuransi jiwa bukanlah kebutuhan mendesak. Program ini sejatinya ditujukan kepada mereka yang sudah berkeluarga, baik yang sudah memiliki keturunan maupun yang belum memiliki keturunan.

Hal ini dimaksudkan agar keadaan ekonomi keluarga bisa sedikit diringankan dengan adanya asuransi jiwa. Terlebih saat sesuatu hal terjadi pada orang yang mengajukan diri untuk mendapatkan pelayanan asuransi jiwa.

2. Apabila Anda adalah Tulang Punggung Keluarga

Ketika sudah berkeluarga, tapi tidak berstatus sebagai tulang punggung di keluarga, mengambil asuransi jiwa belumlah menjadi kebutuhan. Sebab asuransi jiwa lebih pas diambil pencari nafkah utama.

Hal ini bertujuan agar keluarga yang ditinggalkan masih memiliki persediaan uang untuk melanjutkan hidup. Inilah mengapa asuransi jiwa bisa disebut sebagai tabungan masa depan bagi keluarga.

Sebab, tidak ada yang tahu kapan anggota keluarga yang ditinggalkan menjadi pencari nafkah.

Baca juga: Ada Pandemi Covid-19, Ini Saran Bos Prudential Bagi Nasabah Asuransi

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

60 Kloter Penerbangan Haji 'Delay', Menhub Minta Garuda Berbenah

60 Kloter Penerbangan Haji "Delay", Menhub Minta Garuda Berbenah

Whats New
2 Cara Cek Mutasi Rekening BCA lewat HP

2 Cara Cek Mutasi Rekening BCA lewat HP

Spend Smart
Hingga April 2024, Jumlah Investor Kripto di Indonesia Tembus 20,16 Juta

Hingga April 2024, Jumlah Investor Kripto di Indonesia Tembus 20,16 Juta

Whats New
KA Banyubiru Layani Penumpang di Stasiun Telawa Boyolali Mulai 1 Juni 2024

KA Banyubiru Layani Penumpang di Stasiun Telawa Boyolali Mulai 1 Juni 2024

Whats New
Ekonom: Iuran Tapera Tak Bisa Disamakan Dengan BPJS

Ekonom: Iuran Tapera Tak Bisa Disamakan Dengan BPJS

Whats New
Pertamina-Medco Tambah Aliran Gas ke Kilang LNG Mini Pertama di RI

Pertamina-Medco Tambah Aliran Gas ke Kilang LNG Mini Pertama di RI

Whats New
Strategi Industri Asuransi Tetap Bertahan saat Jumlah Klaim Kian Meningkat

Strategi Industri Asuransi Tetap Bertahan saat Jumlah Klaim Kian Meningkat

Whats New
Baru Sebulan Diangkat, Komisaris Independen Bank Raya Mundur

Baru Sebulan Diangkat, Komisaris Independen Bank Raya Mundur

Whats New
Integrasi Infrastruktur Gas Bumi Makin Efektif dan Efisien Berkat Inovasi Teknologi

Integrasi Infrastruktur Gas Bumi Makin Efektif dan Efisien Berkat Inovasi Teknologi

Whats New
CEO Singapore Airlines Ucapkan Terima Kasih ke Staf Usai Insiden Turbulensi

CEO Singapore Airlines Ucapkan Terima Kasih ke Staf Usai Insiden Turbulensi

Whats New
BTN-Kadin Garap Pembiayaan 31 Kawasan Industri di Jabar

BTN-Kadin Garap Pembiayaan 31 Kawasan Industri di Jabar

Whats New
Pembiayaan Baru BNI Finance Rp 1,49 Triliun pada Kuartal I 2024, Naik 433 Persen

Pembiayaan Baru BNI Finance Rp 1,49 Triliun pada Kuartal I 2024, Naik 433 Persen

Whats New
Asosiasi Pekerja Tolak Pemotongan Gaji untuk Iuran Tapera

Asosiasi Pekerja Tolak Pemotongan Gaji untuk Iuran Tapera

Whats New
TRON Hadirkan Kendaraan Listrik Roda Tiga untuk Kebutuhan Bisnis dan Logistik

TRON Hadirkan Kendaraan Listrik Roda Tiga untuk Kebutuhan Bisnis dan Logistik

Whats New
Asosiasi: Permendag 8/2024 Bikin RI Kebanjiran Produk Garmen dan Tekstil Jadi

Asosiasi: Permendag 8/2024 Bikin RI Kebanjiran Produk Garmen dan Tekstil Jadi

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com