Bank BUMN Pakai Dana Rp 30 Triliun dari Pemerintah untuk Salurkan Kredit

Kompas.com - 29/06/2020, 12:18 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Kebijakan Stimulus ke-2 Dampak Covid-19 di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Dalam Rakor tersebut dihasilkan beberapa hal, salah satunya tentang stimulus PPH Pasal 21 yang akan ditanggung Pemerintah untuk sejumlah industri. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Kebijakan Stimulus ke-2 Dampak Covid-19 di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Dalam Rakor tersebut dihasilkan beberapa hal, salah satunya tentang stimulus PPH Pasal 21 yang akan ditanggung Pemerintah untuk sejumlah industri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan rincian dana Rp 30 triliun sebagai bagian dari Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang ditempatkan pemerintah kepada 4 bank pelat merah.

Empat bank pelat merah tersebut antara lain, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).

"Telah dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan bank-bank Himbara (himpunan bank-bank milik negara). Sekarang Bank Himbara telah menginformasikan penggunaan uang tersebut," kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (29/6/2020).

Baca juga: 4 Bank BUMN Dapat Rp 30 Triliun, Ini Tanggapan Erick Thohir

Bendahara Negara menyampaikan, masing-masing bank akan menyalurkan kredit-kredit di sektor riil dengan jangka waktu berbeda yang disepakati, yakni 3 bulan dan 6 bulan ke depan.

Dia bilang, bank-bank yang mendapat penempatan dana dari pemerintah harus mampu menyalurkan 3 kali lipat dari yang ditempatkan.

Lebih rinci, Bank Mandiri akan menyalurkan dana ke kredit-kredit produktif, padat karya, ketahanan pangan, dan sistem logistik nasional dengan total penyaluran mencapai Rp 21 triliun dalam waktu 3 bulan.

"Tujuannya memperluas akses pembiayaan kepada sektor produktif sektor riil, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan. Kita harapkan untuk setiap rupiah yang disalurkan ke bank itu bisa disalurkan 3 rupiah atau 3 kali lipat," papar Sri Mulyani.

Baca juga: Dapat Dana dari Sri Mulyani Rp 30 Triliun, Ini yang Akan Dilakukan Bank-bank BUMN

Sementara itu, BRI akan menyalurkan dana untuk mendukung ekspansi kredit UMKM 6 bulan ke depan sebesar Rp 122,50 triliun dengan komposisi segmen mikro sebesar 88,87 persen atau Rp 108,80 triliun.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X