Hampir Rampung, Begini Skema Pembagian Beban BI-Pemerintah

Kompas.com - 29/06/2020, 14:05 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan skema berbagi beban (burden sharing) antara pemerintah dengan Bank Indonesia (BI) bakal segera rampung.

Bendahara negara itu mengatakan, sementara ini disepakati BI akan menanggung 100 persen beban bunga untuk pembiayaan yang sifatnya publik (public goods).

Secara total, BI akan menanggung 53,9 persen beban bunga dengan asumsi market rate 7,36 persen yang merupakan rata-rata tertimbang yield SBN tenor 10 tahun periode Januari - 16 Juni 2020.

Baca juga: Jokowi Marah, Ini Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19

"Kami sekarang dengan BI sedang melakukan finalisasi perhitungan komponen ini," kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI, Senin (29/6/2020).

Adapun pembiayaan publik meliputi kesehatan sebesar Rp 87,55 triliun, perlindungan sosial Rp 203,90 triliun, serta sektoral, kementerian lembaga, dan pemerintah daerah Rp 106,11 triliun.

Sementara untuk pembiayaan di luar publik (non public goods/dunia usaha) seperti UMKM, pemerintah bakal memanfaatkan diskon 1 persen dari suku bunga acuan BI (BI-7DRRR dikurangi diskon 1 persen).

Baca juga: Suramnya Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Versi Lembaga Dunia...

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X