Di Tengah Pandemi, Amazon Gelontorkan Rp 7,1 Triliun untuk Bonus Karyawan

Kompas.com - 30/06/2020, 09:03 WIB
Ilustrasi logo Amazon. TheVergeIlustrasi logo Amazon.

NEWYORK, KOMPAS.com - E-commerce asal AS, Amazon Inc bakal menggelontorkan lebih dari 500 juta dollar AS atau Rp 7,1 triliun (kurs Rp 14.200) untuk bonus karyawannya dan beberapa kontraktor karena telah bekerja di masa pandemi.

Wakil Presiden Senior Operasi Seluruh Dunia Amazon, Dave Clark mengatakan, perseroan akan memberikan bonus satu kali untuk semua pekerja di garis terdepan dan mitra perusahaan yang telah bekerja sepanjang bulan Juni 2020.

Adapun rinciannya, karyawan penuh waktu (full-time) Amazon, yang bekerja di bisnis Whole Foods Market dan pengemudi bakal menerima 500 dollar AS atau setara dengan Rp 7,1 juta.

Baca juga: Sah, Sri Mulyani Bakal Pajaki Amazon hingga Netflix mulai 1 Juli

Sedangkan karyawan yang bekerja paruh waktu akan menerima setengahnya, yakni 250 dollar AS atau Rp 3,55 juta.

"Kelompok driver lain akan mendapatkan 150 dollar AS, para pemimpin di Amazon dan Whole Foods akan menerima bonus 1.000 dollar AS, dan pemilik yang menjalankan operasi layanan pengiriman yang dikontrak (oleh Amazon) akan mendapatkan 3.000 dollar AS," sebut Clark dikutip dari Wall Street Journal, Selasa (30/6/2020).

Sebelumnya pada Maret 2020, Amazon di Seattle, AS, sempat mengatakan akan meningkatkan bayaran pekerja sebesar 2 dollar AS per jam untuk setiap pekerja di garis terdepan. Amazon juga bakal menambah ribuan karyawan baru.

Sementara pada April, Amazon memperkirakan bakal menggelontorkan sekitar 4 miliar dollar AS untuk biaya-biaya yang berkaitan dengan Covid-19, termasuk untuk tes karyawan dan kenaikan upah. Perseroan menawarkan kenaikan upah per jam hingga akhir bulan lalu.

Kemudian pada 30 Mei, menurut juru bicara, Amazon telah membayar hampir 800 juta dollar AS berupa pembayaran gaji yang lebih tinggi.

Baca juga: Pemerintah Godok Aturan Sanksi Perusahaan Tidak Bayar Bonus ke Pekerja

Sebagai informasi, penjualan di Amazon telah meningkat selama pandemi, karena pola belanja konsumen beralih ke e-commerce setelah toko-toko ritel terpaksa menutup tokonya akibat pandemi.

Meski ada beberapa toko yang buka, jam belanja lebih terbatas untuk mematuhi protokol kesehatan.

Beberapa karyawan Amazon sempat melancarkan protes di lokasi kerja atas kondisi kerja dan fasilitas di Amazon.

Baca juga: Dampak Virus Corona di Singapura: Gaji Kepala Negara dan Menteri Dipangkas, Tenaga Medis Dapat Bonus



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Prediksi Proses Vaksinasi Covid-19 Memakan Waktu Hingga 9 Bulan

Erick Thohir Prediksi Proses Vaksinasi Covid-19 Memakan Waktu Hingga 9 Bulan

Whats New
2021, Bank Bukopin Ganti Nama Jadi Bank KB Bukopin

2021, Bank Bukopin Ganti Nama Jadi Bank KB Bukopin

Whats New
Besok, Pemerintah Lelang SUN Maksimal Rp 40 Triliun

Besok, Pemerintah Lelang SUN Maksimal Rp 40 Triliun

Earn Smart
Menhub: Bakal Ada Kota Baru Dekat Pelabuhan Patimban bernama 'Kota Rebana'

Menhub: Bakal Ada Kota Baru Dekat Pelabuhan Patimban bernama "Kota Rebana"

Whats New
Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Whats New
Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Whats New
Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Whats New
Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Whats New
MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM 'Go Digital', Apa Saja?

MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM "Go Digital", Apa Saja?

Whats New
Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Rilis
IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

Whats New
Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Whats New
Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Whats New
Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Rilis
Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X