Pemerintah Masih Punya Utang Rp 1,88 Triliun ke Hutama Karya

Kompas.com - 01/07/2020, 13:43 WIB
 PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) selaku salah satu Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di Indonesia, tetap menerapkan kebijakan yang sama seperti hari-hari sebelumnya di seluruh ruas tol yang dikelolanya. Dok. Hutama Karya PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) selaku salah satu Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di Indonesia, tetap menerapkan kebijakan yang sama seperti hari-hari sebelumnya di seluruh ruas tol yang dikelolanya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Budi Harto mengatakan, pemerintah masih mempunyai utang sebesar Rp 1,88 triliun ke perseroannya.

Utang tersebut berasal dari sisa pembayaran pembelian lahan.

“Sampai saat ini ada Rp 1,88 triliun yang belum terbayar. Ini dana talangan sejak 2016-2020, jadi sudah ulang tahun kelima,” ujar Budi saat rapat dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Dapat Suntikan Rp 7,5 Triliun, Hutama Karya Akan Bangun 2 Ruas Tol di Trans-Sumatera

Budi menjelaskan, untuk pengadaan lahan tersebut membutuhkan dana sebesar Rp 8,01 triliun. Sedangkan dana yang sudah dibayarkan pemerintah baru Rp 6,13 triliun.

Adapun rinciannya, pada 2016 masih menyisakan pembayaran sebesar Rp 116 miliar, 2017 Rp 761 miliar, 2018 Rp 142 miliar, 2019 Rp 494 miliar dan 2020 Rp 369 miliar.

“Dari sejumlah itu yang sebelumnya Rp 8,16 triliun, ini kami juga tanggung selisih cost of fund, sebab kami harus keluarkan Rp 959 miliar sampai saat ini, tapi kami hanya dapat ganti Rp 466 miliar. Jadi kami tekor Rp 493 miliar,” kata Budi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Budi menambahkan, pencairan utang tersebut terkendala karena adanya perubahan dalam Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2020 terkait penggantian dana talangan.

Baca juga: Hutama Karya Butuh Rp 51 Triliun untuk Bangun 771 Km Tol Trans-Sumatera

“Sampai saat ini PMK yang harusya diterbitkan Menkeu belum ada, sehingga yang sebelumnua kami diverifikasi BPKP, kini di Kemenkeu belum verifikasi,” ucap dia.

Budi pun berharap agar sisa pembayaran ini segera bisa cair. Hal tersebut dibutuhkan untuk membantu keuangan Hutama Karya di tengah pandemi Covid-19.

“Kami harapkan perpres ini bisa efektif sehingga kami bisa dapatkan dana talangan yang sudah lama kami talangi,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Arti Finansial?

Apa Arti Finansial?

Whats New
Sri Mulyani Beberkan Alasan Harus Tambah Utang Negara saat Pandemi

Sri Mulyani Beberkan Alasan Harus Tambah Utang Negara saat Pandemi

Whats New
Genap 10 Tahun, Ini Bentuk Apresiasi dan Komitmen Blibli Sambut Hari Jadi

Genap 10 Tahun, Ini Bentuk Apresiasi dan Komitmen Blibli Sambut Hari Jadi

BrandzView
Bank Syariah Disebut Kejam, MUI: Coreng Nama Baik dan Bikin Kepercayaan Jatuh

Bank Syariah Disebut Kejam, MUI: Coreng Nama Baik dan Bikin Kepercayaan Jatuh

Whats New
[POPULER MONEY] Guru Honorer Dapat Subsidi Gaji | Ancaman Pemutusan Listrik Rumah Lukman Sardi

[POPULER MONEY] Guru Honorer Dapat Subsidi Gaji | Ancaman Pemutusan Listrik Rumah Lukman Sardi

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Produktif dengan Berkebun Sayur | Pengalaman Menanam Strawberry | Cara Membuat Pupuk Gratis

[KURASI KOMPASIANA] Produktif dengan Berkebun Sayur | Pengalaman Menanam Strawberry | Cara Membuat Pupuk Gratis

Rilis
Kartu Pendaftaran CPNS 2021 Hilang? Ini Cara Cetak Ulangnya

Kartu Pendaftaran CPNS 2021 Hilang? Ini Cara Cetak Ulangnya

Work Smart
Startup Indonesia Panen Suntikan Modal

Startup Indonesia Panen Suntikan Modal

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Resep Pie Susu Teflon | Lupis Ketan Saus Gula Merah | Kue Rempah Ontbijtkoek

[KURASI KOMPASIANA] Resep Pie Susu Teflon | Lupis Ketan Saus Gula Merah | Kue Rempah Ontbijtkoek

Rilis
Targetkan Rp 21,9 Triliun dari IPO, Bukalapak Siap Perang Antar E-Commerce

Targetkan Rp 21,9 Triliun dari IPO, Bukalapak Siap Perang Antar E-Commerce

Whats New
Mengenal Kode OTP dan Bedanya dengan PIN

Mengenal Kode OTP dan Bedanya dengan PIN

Whats New
OJK Akan Panggil Jusuf Hamka soal Dugaan Pemerasan oleh Bank Syariah Swasta

OJK Akan Panggil Jusuf Hamka soal Dugaan Pemerasan oleh Bank Syariah Swasta

Whats New
Pelni Catat Kinerja Angkutan Barang Naik 85 Persen pada Semester I-2021

Pelni Catat Kinerja Angkutan Barang Naik 85 Persen pada Semester I-2021

Whats New
Sebelum Tahap SKD, Pelamar CPNS Bisa Ikuti Simulasi CAT BKN

Sebelum Tahap SKD, Pelamar CPNS Bisa Ikuti Simulasi CAT BKN

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Tradisi Medali Angkat Besi Indonesia | Cara Mudah Mendesain Presentasi | Bedah Serial Marvel 'Loki'

[POPULER DI KOMPASIANA] Tradisi Medali Angkat Besi Indonesia | Cara Mudah Mendesain Presentasi | Bedah Serial Marvel "Loki"

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X