BPS: Harga Beras Semua Kualitas pada Juni 2020 Sangat Terkendali

Kompas.com - 01/07/2020, 14:34 WIB
Ilustrasi beras KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi beras

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan harga beras pada Juni 2020 sangat terkendali.

Berdasarkan data yang dipaparkan BPS, pergerakan harga beras di tingkat petani dan tingkat penggilingan terpantau naik 0,94 persen untuk kualitas beras premium, dan naik 2,11 persen untuk harga Gabah Kering Panen.

Namun Beras grosir dan eceran terpantau turun 0,56 persen dan 0,14 persen.

Baca juga: BPS: Harga Beras Semua Jenis Turun di Tingkat Penggilingan

"Jadi dengan ini kita bisa menyimpulkan harga beras bulan Juni 2020 sangat terkendali, apalagi cadangan beras yang ada itu cukup," kata Kepala BPS, Suhariyanto dalam konferensi video, Rabu (1/7/2020).

Secara lebih rinci, Suhariyanto memaparkan harga gabah pada bulan Juni 2020 mengalami kenaikan karena panen raya yang telah berlalu di sejumlah daerah.

Tercatat pada Juni, harga Gabang Kering Panen (GKP) di tingkat petani naik 2,11 persen dibanding Mei 2020. Secara tahunan, harga gabah di tingkat petani naik 3,17 persen.

Dari 1.732 transaksi penjualan gabah di 26 provinsi selama Juni 2020, tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 58,60 persen, gabah kering giling (GKG) 24,48 persen, dan gabah luar kualitas 16,92 persen.

Baca juga: BPS: Harga Beras Pada April Menurun, Distribusi ke Depan Perlu Dijaga

Untuk Gabah Kering Giling (GKG) di tingkat penggilingan naik 0,41 persen secara bulanan (month to month) dan naik 11,43 persen secara tahunan (year on year/yoy)

"Pergerakan harga gabah di tingkat penggilingan mirip sekali dengan pergerakan harga di tingkat petani. Gabah kering panen mengalami kenaikan 1,82 persen (secara bulanan atau month to month/mtm), dan naik 3,51 persen (yoy)," papar Suhariyanto.

Pria yang akrab disapa Kecuk ini menyatakan, adanya kenaikan harga gabah di tingkat petani dan penggilingan membuat harga beras mengalani kenaikan, utamanya untuk beras kategori premium.

Harga beras kategori premium mengalami kenaikan sebesar 0,94 persen dibanding mei 2019. Di tingkat penggilingan, beras premium mencapai Rp 9.919 per kg.

Sementara itu, harga beras medium turun 0,85 persen sebesar Rp 9.445 per kilogram, dan harga beras di luar kualitas turun 0,52 persen menjadi Rp 8.926 per kilogram.

"Dibandingkan dengan Juni 2019, rata-rata harga beras di penggilingan pada Juni 2020 untuk kualitas premium dan kualitas medium masing-masing naik sebesar 4,24 persen, dan 3,04 persen, sedangkan untuk beras luar kualitas turun 0,95 persen," pungkas Kecuk.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X