Kalahkan Toyota, Tesla Kini Jadi Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia

Kompas.com - 02/07/2020, 12:05 WIB
Tesla Model 3 mulai dipasarkan di Indonesia sejak akhir Agustus 2019 forbes.comTesla Model 3 mulai dipasarkan di Indonesia sejak akhir Agustus 2019

NEW YORK, KOMPAS.com - Tesla mengambil alih posisi Toyota sebagai perusahaan otomotif paling bernilai di dunia.

Dikutip dari BBC, Kamis (2/7/2020) hal tersebut terjadi setelah harga saham Tesla mencatatkan rekor tertinggi pada perdagangan Rabu (1/7/2020).

Harga saham Tesla sempat menyentuh angka 1.134 dollar AS per lembar. Dengan demikian, valuasi pasar Tesla tercatat sebesar 209,47 miliar dollar AS atau sekitar Rp 2.974 triliun (kurs Rp 14.200).

Jumlah tersebut lebih besar 4 miliar dollar AS jika dibandingkan dengan valuasi pasar Toyota saat ini.

Baca juga: Valuasi Gojek Lebih Besar dari Garuda, Ini Sebabnya

Meski demikian, Toyota mencatatkan penjualan mobil 30 kali lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dan mencatatkan pertumbuhan pendapatan 10 kali lebih besar.

Harga saham Tesla memang melejit sejak awal 2020 ini lantaran investor merasa lebih yakin terhadap masa depan industri kendaraan listrik.

Peningkatan terjadi meski CEO Tesla Elon Musk sempat membuat valuasi Tesla merosot 14 miliar dollar AS akibat mengungkapkan harga saham perusahaan produsen mobil listrik tersebut terlampau mahal melalui akun Twitternya.

Setelah bertahun-tahun mencatatkan kerugian, perusahaan asal California itu pun telah mencatatkan untung dalam tiga kuartal berturut-turut serta menjaga momentum tersebut dalam tiga bulan pertama tahun ini, meski terjadi pandemi virus corona (Covid-19).

Meski demikian, dari sisi penjualan Toyota masih mencatatkan kinerja yang lebih baik.

Perusahaan asal Jepang itu menjual 10.46 juta kendaraan pada awal tahun hingga Maret, serta mencatatkan pendapatan sebesar 281,2 miliar dollar AS. Sementara, penjualan Tesla di akhir tahun 2019 hanya 24,6 miliar dollar AS dengan jumlah penjualan sebanyak 367.200 kendaraan.

Baca juga: CEO Tesla Prediksi Ekonomi China Akan Lebih Besar hingga 3 Kali Lipat dari AS

Namun, investor masih meyakini potensi dari perusahaan Amerika Serikat itu. Menurut investor, Tesla berpotensi mendominasi masa depan pasar mobil listrik.

Investor menilai pertumbuhan bisnis Tesla mengalami peningkatan secara signifikan jika dibandingkan dengan pesaingnya, dalam hal cakupan produk, kapasitas, serta teknologi.

Sebagai tambahan, tesla saat ini juga bernilai lebih besar tiga kali lipat dari valuasi General Motors serta Ford sekaligus.

Musk pun menyatakan tahun ini, Tesla bakal mencatatkan penjualan untuk 500.000 kendaraan. Perusahaan pun tak mengubah target tersebut terlepas dari pandemi yang sedang terjadi di seluruh belahan dunia.

Baca juga: Jepang Lindungi Toyota hingga Sony dari China, Ada Apa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Whats New
Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Whats New
Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Whats New
Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Rilis
Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Whats New
Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Whats New
Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Whats New
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Whats New
InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

Rilis
Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Whats New
GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

Rilis
'Travel Bubble' Indonesia-Singapura, Sandiaga Uno: Tahap Awal 50-100 Wisatawan

"Travel Bubble" Indonesia-Singapura, Sandiaga Uno: Tahap Awal 50-100 Wisatawan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.