Kementan: Jamur Enoki Selain dari Green Co Ltd Korsel Aman Dikonsumsi

Kompas.com - 02/07/2020, 14:13 WIB
Jamur Enoki KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoJamur Enoki

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertanian memastikan jamur enoki yang bukan berasal dari produsen Green Co Ltd, Korea Selatan aman untuk dikonsumsi. Jamur enoki dari produsen tersebut terbukti tercemar bakteri Listeria Monocytogenes.

“Maka saat ini kita bisa aman mengonsumsi jamur enoki yang bukan produksi Korea Selatan,” ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi, Kamis (2/7/2020).

Kendati begitu, Agung meminta masyarakat agar tak mengkonsumsi jamur enoki dalam keadaan mentah. Hal tersebut dilakukan untuk pencegahan penularan bakteri Listeria Monocytogenes.

“Kemudian kami menambahkan pelabelan di situ bahwa ini tidak boleh dikonsumsi secara langsung. Jadi tidak usah takut kalau tidak mengonsumsi secara langsung,” kata dia.

Baca juga: Nasabah Korban Gagal Bayar Tolak Proposal Perdamaian KSP Indosurya

Agung menambahkan, bakteri Listeria Monocytogenes dapat dihilangkan melalui pemanasan suhu 75 derajat celcius. Atas dasar itu, dia meminta masyarakat tak memakan jamur tersebut secara mentah.

Menurut Agung, saat ini jamur enoki dari Green Co Ltd sudah ditarik dari pemasaran. Pihak importir jamur tersebut pun telah memusnahkannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Setelah kami telusuri jamur enoki produksi Green Co itu masuk kira-kira bulan Februari. Jadi memang sebelum notifikasi itu sudah ada di Indonesia. Totalnya ada 8,1 ton. Dan itu masuk di dalam satu kemasan 1.633 karton,” ucap dia.

Baca juga: Kementan Pastikan Jamur Enoki Asal Korsel Sudah Tak Beredar di Pasaran

Sebelumnya, Pemerintah mendapatkan informasi  dari International Food Safety Authority Network (INFOSAN) melalui Indonesia Rapid Alert System for Food and Feed (INRASFF) tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) pada Maret-April 2020 di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia akibat mengkonsumsi jamur enoki asal Korea Selatan.

Jamur enoki asal Korea Selatan itu disebut tercemar bakteri Listeria monocytogenes. Terkontaminasi bakteri listeria monocytogenes bisa menyebabkan penyakit listeriosis yang mempunyai konsekuensi sakit hingga meninggal dunia, terutama pada golongan rentan, balita, ibu hamil dan manula.

Baca juga: Luhut Bilang Bank Dunia Naikkan Kelas RI Jadi Negara Upper Middle Income, Ini Faktanya



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.