7 Langkah Pemerintah Tekan Jumlah Pengangguran Selama Pandemi

Kompas.com - 02/07/2020, 19:32 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah kepada Organisasi Buruh Internasional (ILO) memaparkan langkah-langkah pemerintah menekan jumlah pengangguran selama pandemi Covid-19 secara virtual, Kamis (2/7/2020). Dokumentasi Humas Kementerian KetenagakerjaanMenteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah kepada Organisasi Buruh Internasional (ILO) memaparkan langkah-langkah pemerintah menekan jumlah pengangguran selama pandemi Covid-19 secara virtual, Kamis (2/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi dampak pandemi virus corona (Covid-19) di sektor ketenagakerjaan. Kebijakan tersebut fokus pada pasar tenaga kerja dan institusi pasar kerja.

Adapun langkah pertama yakni mengalokasikan dana untuk penanganan Covid-19 sebesar 46,6 miliar dollar AS, termasuk stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha 17,2 miliar dollar AS.

"Stimulus ekonomi dimaksudkan agar pelaku usaha tetap terus melanjutkan kegiatan usaha sehingga dapat menghindari adanya PHK terhadap para pekerjanya," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, saat menjadi panelis dalam Pertemuan Organisasi Buruh Internasional (ILO) untuk Kawasan Asia dan Pasifik secara virtual, Kamis (2/7/2020).

Baca juga: Selain Indonesia, Ada 6 Negara Lain yang Naik Kelas Menurut Bank Dunia

Kebijakan kedua, menyediakan program berupa insentif pajak penghasilan, relaksasi pembayaran pinjaman/kredit, dan dalam waktu dekat akan dikeluarkan kebijakan relaksasi iuran jaminan sosial ketenagakerjaan untuk meringankan sekitar 56 juta pekerja sektor formal.

"Ketiga, menyediakan jaring pengaman sosial bagi pekerja sektor informal. Pemerintah memberikan bantuan sosial kepada 70,5 juta pekerja sektor informal yang termasuk dalam kategori miskin dan rentan," ujarnya.

Keempat, memprioritaskan pemberian insentif pelatihan melalui Program Kartu Prakerja bagi pekerja yang terkena PHK. Pemerintah telah memberikan insentif pelatihan dengan target tahun ini sebanyak 3,5-5,6 juta penerima manfaat. Hingga saat ini, telah terealisasi lebih dari 680.000 penerima manfaat didominasi oleh korban PHK.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Genjot Bisnis Tak Perlu Tunggu Vaksin Corona

"Mengingat pandemi, seluruh pelatihan dilakukan dengan metode online. Dalam jangka waktu dekat akan diselenggarakan pelatihan keterampilan vokasi dengan metode blended (online dan offline) menyesuaikan kondisi penyebaran Covid-19 di suatu wilayah," paparnya.

Kebijakan kelima, memperbanyak program perluasan kesempatan kerja seperti padat karya tunai, padat karya produktif, terapan Teknologi Tepat Guna (TTG), Tenaga Kerja Mandiri (TKM), dan kewirausahaan, yang dimaksudkan untuk penyerapan tenaga kerja.

Langkah ketujuh, lanjut Ida, yakni menyediakan panduan yang ditujukan bagi perusahaan dan pekerja. Utamanya menyangkut pelindungan pekerja/buruh dan kelangsungan usaha, serta perlindungan pekerja pada kasus penyakit akibat kerja karena Covid-19.

Baca juga: Besok, KA Siliwangi Sukabumi-Ciranjang Kembali Beroperasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Batu Bara cs Melonjak, Penerimaan Pajak Pertambangan Naik 3 Kali Lipat

Harga Batu Bara cs Melonjak, Penerimaan Pajak Pertambangan Naik 3 Kali Lipat

Whats New
Siap Luncurkan Bank Digital, BNI Akuisisi Bank Kecil

Siap Luncurkan Bank Digital, BNI Akuisisi Bank Kecil

Whats New
BCA-Tiket.com Luncurkan Kartu Kredit, Apa Saja Keunggulannya?

BCA-Tiket.com Luncurkan Kartu Kredit, Apa Saja Keunggulannya?

Whats New
Harga Minyak Goreng Merangkak Naik di Berbagai Daerah

Harga Minyak Goreng Merangkak Naik di Berbagai Daerah

Whats New
Bahlil Sebut Foxconn Beri Sinyal Investasi di RI untuk Kendaraan Listrik hingga Baterai

Bahlil Sebut Foxconn Beri Sinyal Investasi di RI untuk Kendaraan Listrik hingga Baterai

Whats New
Naik Lagi, Defisit APBN Tembus Rp 452 Triliun hingga September 2021

Naik Lagi, Defisit APBN Tembus Rp 452 Triliun hingga September 2021

Whats New
Buka Bisnis Bareng Pasangan? Simak Tips dari Bos Burgreens and Green Rebel Ini

Buka Bisnis Bareng Pasangan? Simak Tips dari Bos Burgreens and Green Rebel Ini

Smartpreneur
Harga Minyak Goreng Naik, Kemendag Belum Bahas Evaluasi HET

Harga Minyak Goreng Naik, Kemendag Belum Bahas Evaluasi HET

Whats New
Optimistis, Sri Mulyani Pasang Target Ekonomi Indonesia 2021 Capai 4 Persen

Optimistis, Sri Mulyani Pasang Target Ekonomi Indonesia 2021 Capai 4 Persen

Whats New
Baru Diperdagangkan, Saham KUAS Langsung Kena ARA

Baru Diperdagangkan, Saham KUAS Langsung Kena ARA

Whats New
Kalbe Farma Raup Laba Bersih Rp 2,28 Triliun pada Kuartal III-2021

Kalbe Farma Raup Laba Bersih Rp 2,28 Triliun pada Kuartal III-2021

Whats New
IHSG Menguat Pada Sesi I Perdagangan, Asing Beli Saham BBCA, BUKA, dan BMRI

IHSG Menguat Pada Sesi I Perdagangan, Asing Beli Saham BBCA, BUKA, dan BMRI

Whats New
Soal Opsi Garuda Diganti Pelita Air, Ini Kata Stafsus Menteri BUMN

Soal Opsi Garuda Diganti Pelita Air, Ini Kata Stafsus Menteri BUMN

Whats New
Laba Bersih BNI Kuartal III-2021 Melonjak 73,9 Persen jadi Rp 7,7 Triliun, Ini Pendongkraknya

Laba Bersih BNI Kuartal III-2021 Melonjak 73,9 Persen jadi Rp 7,7 Triliun, Ini Pendongkraknya

Whats New
Digitalisasi Tiket Kapal Feri, ASDP: Penggunanya Tumbuh 58 Persen

Digitalisasi Tiket Kapal Feri, ASDP: Penggunanya Tumbuh 58 Persen

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.