Meski Ada Pandemi, Generali Catat Pertumbuhan Premi 10 Persen

Kompas.com - 02/07/2020, 22:01 WIB
CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman, Direktur Generali Indonesia Wianto Chen, dan dua orang perwakilan jajaran manajemen Generali Indonesia menerima penghargaan Marketing Awards 2017 di Jakarta, Rabu (13/9/2017) lalu. CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman, Direktur Generali Indonesia Wianto Chen, dan dua orang perwakilan jajaran manajemen Generali Indonesia menerima penghargaan Marketing Awards 2017 di Jakarta, Rabu (13/9/2017) lalu.
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) mencatatkan pertumbuhan premi sejak awal tahun mencapai Rp 762 miliar, atau tumbuh 10 persen dibanding periode tahun lalu.

Sementara itu, laba tahun 2019 sebelum pajak sebesar Rp 182 miliar, atau tumbuh 25 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Perusahaan juga mencatat rasio solvabilitas (RBC) mencapai 423 persen atau 3,5 kali lipat di atas ketentuan minimum dari Pemerintah yakni 120 persen.

Pertumbuhan bisnis ini ditopang oleh akselerasi bisnis Generali pada bidang teknologi, inovasi produk dan layanan yang dilakukan secara berkesinambungan dan berorientasi pada nasabah.

Baca juga: Pelaku Usaha Minta Pemerintah Siapkan Modal Kerja Beserta Penjaminannya

CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman mengatakan, pencapaian di tahun 2019 menunjukkan ambisi Generali untuk terus memperkuat posisi di Indonesia sebagai perusahaan asuransi yang penuh dengan inovasi.

“Di tengah kompetisi yang terus terus bergerak di industri asuransi jiwa saat ini, Generali terus melahirkan berbagai solusi inovatif,” kata Edy melalui siaran media, Kamis (2/7/2020).

Adapun total perolehan premi Generali lebih dari Rp 2,4 trilliun pada tahun 2019, dengan pertumbuhan premi lanjutan sebesar 18 persen. Selain itu, Generali juga telah membukukan total aset mencapai lebih dari Rp 7 triliun atau tumbuh 1 persen di tahun 2019.

Secara komposisi, produk unit link masih mendominasi dengan presentasi sebesar 71 persen, sementara produk tradisional 29 persen.

Baca juga: Pengusaha Minta Restrukturisasi Kredit Diperpanjang Lebih dari 1 Tahun

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Resmi Terbit, Gaji Ke-13 PNS Segera Cair

Aturan Resmi Terbit, Gaji Ke-13 PNS Segera Cair

Whats New
Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Whats New
7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

Spend Smart
Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Whats New
Ada Pandemi Covid-19,  JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Ada Pandemi Covid-19, JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Whats New
Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Whats New
Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Whats New
Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Work Smart
Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Whats New
Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Whats New
Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Whats New
Pengusaha: Kami Ingin Industri Smelter Sinergi dengan Industri Hilir

Pengusaha: Kami Ingin Industri Smelter Sinergi dengan Industri Hilir

Whats New
Interelasi Sektor Jasa Keuangan dan Peran OJK

Interelasi Sektor Jasa Keuangan dan Peran OJK

Whats New
Kuota Peserta Program Kartu Prakerja Ditetapkan 800.000 Orang Tiap Gelombang

Kuota Peserta Program Kartu Prakerja Ditetapkan 800.000 Orang Tiap Gelombang

Whats New
Usai Gagal Tanam dan Panen, Petani di Belu Diminta Kementan Gunakan Asuransi

Usai Gagal Tanam dan Panen, Petani di Belu Diminta Kementan Gunakan Asuransi

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X