Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 03/07/2020, 09:03 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG

JAKARTA, KOMPAS.com – Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) diproyeksikan akan bergerak menguat. Sebelumnya IHSG ditutup pada zona hijau dengan kenaikan 1,07 persen.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan kenaikan IHSG terdorong oleh sentimen positif pasar di AS karena data terkait jumlah penciptaan lapangan kerja yang meningkat dan data pengangguran yang semakin landau.

“Kalau kita lihat pasar akan menguat hari ini ya, karena pasar AS menguat. Laporan tenaga kerja yang membaik, seperti penciptaan 2,9 juta lapangan kerja dan tingkat pengangguran yang turun 11 persen. Lapangan kerja jadi sorotan di AS,” kata Hans kepada Kompas.com, Jumat (3/7/2020).

Baca juga: IHSG Ditutup Naik 52,39 Poin ke Level 4.966,78

Disamping itu sentimen positif juga muncul dari kabar terkait dengan update obat Covid-19, Pfizer dan BioNTech. Hal ini juga mendorong indeks Eropa bergerak menguat.

“Pasar Indonesia akan terdorong oleh sentimen positif pasar global, terutama karena pengaruh data tenaga kerja AS,” tambah dia.

Hans memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak pada level support 4.914 sampai dengan 4.862 dan resistance pada level 5.018 sampai dengan 5.050.

Adapun rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini, antara lain sebagai berikut. 

1. Panin Sekuritas

  • ASII rekomendasi buy on breakout 4.900, TP 5.000 – 5.200, stop loss <4.750
  • CTRA rekomendasi buy 635 sampai dengan 645, TP 700 - 725, stop loss <600
  • ELSA rekomendasi buy 226 sampai dengan 230, TP 244 - 256, stop loss <216.

2. Artha Sekuritas

  • PTPP rekomendasi buy 870 sampai dengan 900, TP 1.080 – 1.120, stop loss 950.
  • SCMA rekomendasi buy 950 sampai dengan 975, TP 1.250 - 1.270, stop loss 1.120.
  • JSMR rekomendasi buy 4.370 sampai dengan 4.420, TP 4.500 – 4.550, stop loss 4.330.

3. Anugrah Mega Investama

  • BSDE akumulasi di level 720 sampai 770, TP 790 – 820, cut loss bila turun di bawah level 710
  • FREN akumulasi di level 94 sampai 100, TP 103 – 108, area cut loss bila turun level 92.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Rilis
[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

Rilis
Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Whats New
Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Rilis
Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Spend Smart
Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Whats New
BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

Whats New
Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Whats New
Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Whats New
BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

Whats New
Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Whats New
Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Whats New
Unrealized Loss Bisa Terjadi Pada Setiap Investor Pasar Modal, Begini Penjelasannya

Unrealized Loss Bisa Terjadi Pada Setiap Investor Pasar Modal, Begini Penjelasannya

Whats New
Pemerintah Targetkan 600.000 Unit Kendaraan Berbasis Listrik pada 2030

Pemerintah Targetkan 600.000 Unit Kendaraan Berbasis Listrik pada 2030

Whats New
Bertemu 5 Mantan Menteri BUMN, Erick Thohir: Diskusinya Berkesan

Bertemu 5 Mantan Menteri BUMN, Erick Thohir: Diskusinya Berkesan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X