Erick Thohir Tantang BNI Bisa Jadi Bank Skala Internasional

Kompas.com - 03/07/2020, 10:23 WIB
Logo BNI. Shutterstock/RafapressLogo BNI.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku telah memberi tantangan kepada jajaran direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk untuk bisa menjadi bank berskala internasional.

BNI saya challenge, saya harap BNI menjadi source of international funding. Contoh saja, mohon maaf ini baru permikiran saya, kalau BNI terus compete sama Bank Mandiri dan lain-lain apa bedanya? Saya harap BNI ini menjadi international banking kita,” ujar Erick dalam diskusi virtual, Kamis (2/7/2020) malam.

Erick menambahkan, saat ini BNI telah menapakkan kakinya di Hong Kong dan New York. Dia menginginkan, ketika perusahaan dalam negeri ingin mengakuisisi perusahaan asing, BNI bisa terlibat dalam pendanaannya.

Baca juga: New Normal, BNI Siap Ubah Outlet Konvensional Jadi Digital

“Ketika banyak pengusaha akuisisi perusahaan luar negeri, di-support bank lokal dengan catatan dalam 3-4 tahun bisa di-refinance. Hal ini banyak sekali sekarang, apalagi banyaknya pengusaha Indonesia yang berupaya global. Ini yang kita harapkan,” kata dia.

Mantan bos Inter Milan itu menjelaskan, hal tersebut sudah terjadi di China. Dia menceritakan, ada perusahaan tekstil asal China yang mengakuisis perusahaan asal Swiss dengan menggunakan pendanaan dari bank lokal.

“Contoh kemarin saya pelajari perusahaan di China jago tekstil dia akuisisi perusahaan chemical di Swiss yang bikin benangnya Nike. Itu diakuisisi oleh perusahaan China, funding pertama juga dari China,” ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ke depannya, Erick menginginkan Bank Himbara bergerak di kelasnya masing-masing. Misalnya, BRI akan fokus untuk memberikan kredit kepada pelaku UMKM.

Sedangkan Bank Mandiri, akan fokus memberikan pendanaan kepada korporasi.

Baca juga: Ekspansi Kredit Rp 90 Triliun, Bank BUMN Bagi-bagi Sektor

“Saya harap bank-bank bersaing dengan sehat, tapi dengan segmen pasar jelas. Contohnya BTN, saya support dia menjadi bank fokus pada perumahan, apakah dengan konsep mendorong mereka bersinergi dengan KAI untuk TOD, atau (dengan) Perumnas,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.