Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Kemenkeu Sudah Perkirakan di Anggaran

Kompas.com - 03/07/2020, 13:31 WIB
Sejumlah petugas kesehatan tengah menangani pasien di RSD Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta. Kogabwilhan ISejumlah petugas kesehatan tengah menangani pasien di RSD Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kian hari, jumlah pasien pandemi virus corona di Indonesia terus bertambah. Terbaru, pada Kamis (2/7/2020), terdapat 1.624 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan kini ada 59.394 kasus Covid-19 di Indonesia, terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.

Untuk penanganan pandemi tersebut, pemerintah pun telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 695,2 triliun. Dari jumlah anggaran tersebut, sebesar Rp 87,5 triliun digunakan untuk penanganan kesehatan.

Pemerintah pun belum memertimbangkan untuk menambah anggaran penanganan kesehatan. Pasalnya, anggaran tersebut sudah memerkirakan peningkatan jumlah kasus penularan virus hingga akhir tahun.

Baca juga: Perbarui Data Kemiskinan, Mensos Usul Tambah Anggaran Jadi Rp 1,3 Triliun

"Memang sekarang kondisi yang positif makin tinggi karena test yang dilakukan semakin banyak. Yang ketemu semakin banyak, tapi sebenarnya rasionya sama," ujar Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kunta Wibawa dalam video conference, Jumat (3/7/2020).

"Uang yang kita anggarkan Rp 87,5 triliun, sudah memerkirakan itu," jelas dia.

Kunta menjelaskan, dalam merancang anggaran penanganan pandemi, pemerintah telah melakukan modeling terkait skenario penularan Covid-19 hingga akhir tahun.

Meski tak mengungkapkan secara rinci, modeling mencakup jumlah penularan, jumlah pasien yang bakal masuk ke rumah sakit, hingga anggaran yang dibutuhkan oleh rumah sakit.

"Jadi kita sudah memerkirakan baiya kesehatan untuk penanganan corona itu Rp 65,,8 triliun, itu sudah untuk menampung pasien-pasien yang belum terjadi sekarang," jelas dia.

Sebagai rincian, dengan besaran anggaran Rp 87,5 triliun, jika dirinci pemerintah telah mengalokasikan biaya kesehatan dalam penanganan pandemi corona sebesar Rp 65,8 triliun, insentif tenaga medis Rp 5,9 triliun, santunan kematian Rp 300 miliar.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X