Tips Karier Sukses, Begini Cara Dekat dengan Atasan Tanpa Menjilat

Kompas.com - 04/07/2020, 14:07 WIB
Ilustrasi imtmphotoIlustrasi

KOMPAS.com - Membangun dan membina hubungan baik dengan atasan di tempat kerja merupakan salah satu kunci sukses berkarier. Dekat dengan atasan, dalam artian memiliki hubungan kerja yang baik dan profesional, sudah pasti memiliki berbagai macam keuntungan.

Contoh keuntungan yang bisa Anda rasakan antara lain kesempatan promosi lebih besar, diberikan kepercayaan lebih, hingga dukungan untuk berkembang di karier selanjutnya.

Di dunia kerja zaman now, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk membangun hubungan baik dengan atasan atau bos di tempat Anda bekerja.

Hal yang terpenting adalah lakukan PDKT alias pendekatan dengan cara-cara yang alami dan positif. Tapi bagaimana cara membangun hubungan baik dengan atasan di tempat kerja tanpa menimbulkan persepsi ‘menjilat’?

Begini cara yang bisa Anda praktikkan untuk sukses dekat dengan atasan, seperti dikutip dari cermati.com.

1. Berikan Pujian Saat Menerima Arahan

Memuji bisa jadi salah satu cara untuk mengambil hati atasan. Dengan catatan, jangan memuji berlebihan dan pastikan timing-nya tepat. Contoh waktu yang pas memberikan pujian yaitu ketika Anda sedang menerima arahan atau mendapat nasihat/tips seputar pekerjaan dari atasan.

Lontarkan kalimat pujian yang sesuai, dan ucapkan terima kasih atas ilmu yang diberikan dengan tulus. Pujian yang sesuai dan tulus tentu akan membuat atasan menjadi happy dan merasa dihargai.

Secara tidak langsung, cara ini merupakan hal yang positif sebab Anda menjadikan atasan sebagai sosok inspiratif dan panutan dalam perkembangan karir Anda.

Namun, hal yang terpenting adalah jangan lupa untuk selalu tingkatkan kemampuan dan terapkan tips/nasihat baik dari atasan untuk peningkatan karier. Jaga tindakan dan performa kinerja Anda dengan baik. Jangan sampai Anda kebanyakan memuji dan meminta nasihat tapi kinerja dan skills Anda underperform.

2. Berikan Performa Maksimal dalam Bekerja

Terkadang cara terbaik dan alami untuk mendekatkan diri dengan atasan adalah dengan memberikan performa kerja sebaikmungkin.

Mulai terapkan manajemen waktu kerja yang baik agar Anda bisa produktif dan menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Buktikan kepada atasan Anda bahwa Anda mampu mengerjakan tugas yang diberikan dengan rapi sesuai deadline atau bahkan lebih cepat.

Percayalah, cara ini dapat membuat Anda mendapat perhatian dan disukai oleh atasan tanpa Anda sadari. Mulai sekarang, cobalah untuk selalu bekerja dengan baik, dan berikan performa maksimal dalam pekerjaan Anda.

3. Dengar dan Jadikan Referensi

Menjadi pendengar yang baik bisa membuat Anda lebih dekat dengan atasan. Semisal, ketika atasan memberikan arahan atau mengucapkan sesuatu yang penting di suatu rapat, cobalah untuk memperhatikan perkataan beliau dengan saksama, dan bila perlu catat poin-poin pentingnya agar tak lupa.

Lalu, jadikan ucapan atau perkataan atasan Anda sebagai referensi Anda. Semisal Anda sedang melakukan presentasi. Besar kemungkinan, beliau akan ingat dan menyukainya karena hal ini menunjukkan bahwa Anda adalah pendengar yang baik.

Secara alami, Anda berpotensi membuat atasan terkesan dan ingin mengetahui Anda lebih dekat lagi dengan cara ini. Sebab, Anda dapat mengingat perkataan yang diucapkan atasan Anda, yang mungkin saja tidak diingat oleh karyawan lainnya.

4. Hindari Oversharing

Akan sangat menyenangkan apabila Anda bisa berbagi pendapat dan berkomunikasi dengan lancar dengan atasan Anda. Tapi ingat, jangan oversharing alias kebablasan.

Hindari menjadi sosok karyawan yang oversharing informasi tanpa fakta dan data yang jelas. Terlebih jika obrolan yang menjerumus ke hal negatif seperti menjelekkan perusahaan atau pegawai lainnya.

Tetap terapkan etika yang baik dengan atasan Anda. Jangan sampai Anda dipandang sebagai pribadi yang dipandang suka bergosip. Berbagi informasi dan pendapat tentang hal yang membangun untuk karir atau kemajuan perusahaan justru akan menjadi hal positif bagi Anda untuk mendapat kepercayaan dari atasan.

Baca Juga: 8 Tips Kurangi Ganguan Kerja saat di Kantor

5. Cobalah Ajak Bicara Santai di Luar Pekerjaan

Tidak setiap percakapan dengan atasan harus tentang pekerjaan. Kenyataannya, kita juga tidak ingin berbicara tentang pekerjaan melulu bukan? Berbicara dengan atasan soal hal-hal yang santai juga terkadang bisa menjadi ice breaker untuk menjadi lebih akrab.

Saat ada kesempatan untuk berbicara santai dengan atasan, ikuti saja alur pembicaraan sesuai dengan apa yang dia katakan.

Biarkan dia memilih topik-topik pembicaraan yang ingin dibahas supaya kita mengetahui hal-hal apa yang disukai. Sehingga ketika kamu memiliki kesempatan lain, gunakan topik tersebut sebagai pembuka pembicaraan supaya lebih akrab.

Jadi Diri Sendiri dan Tahu Batasan

Pada akhirnya, hal yang terpenting adalah menjadi diri sendiri dan tidak memaksakan diri untuk dekat dengan atasan. Ingat untuk selalu tahu batasan antara kamu dan atasan supaya hubungan tidak menjadi canggung namun tetap bisa baik di masa depan.

Jangan lupa untuk terus tingkatkan skills dan berikan performa terbaik saat bekerja agar karier Anda makin sukses.

 

Artikel ini merupakan hasil kerjasama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Kekayaan Gatot Nurmantyo | Gurita Bisnis Tommy Soeharto

[POPULER MONEY] Kekayaan Gatot Nurmantyo | Gurita Bisnis Tommy Soeharto

Whats New
Naik Mulai Tahun Depan, Selembar Materai Harus Ditebus Rp 10.000

Naik Mulai Tahun Depan, Selembar Materai Harus Ditebus Rp 10.000

Whats New
Hasil Studi: Gen Z Menyerah Mengejar Pekerjaan Impian akibat Pandemi

Hasil Studi: Gen Z Menyerah Mengejar Pekerjaan Impian akibat Pandemi

Work Smart
Jonan Sebut Kampanye BBM Ramah Lingkungan Tugasnya Menkes Terawan

Jonan Sebut Kampanye BBM Ramah Lingkungan Tugasnya Menkes Terawan

Whats New
Tarif Tol Manado-Bitung Rp 1.100/Km, Menteri PUPR: Cukup Murah!

Tarif Tol Manado-Bitung Rp 1.100/Km, Menteri PUPR: Cukup Murah!

Whats New
BLT UMKM yang Sudah Ditransfer Harus Segera Dicairkan, Ini Alasannya

BLT UMKM yang Sudah Ditransfer Harus Segera Dicairkan, Ini Alasannya

Whats New
Cari Banyak Karyawan, Taspen: Kami Utamakan Orang yang Punya Kepedulian Tinggi

Cari Banyak Karyawan, Taspen: Kami Utamakan Orang yang Punya Kepedulian Tinggi

Whats New
Penyerapan BLT UMKM Belum 100 Persen, Pelaku Usaha Masih Bisa Daftar

Penyerapan BLT UMKM Belum 100 Persen, Pelaku Usaha Masih Bisa Daftar

Whats New
Punya e-Pas, Nelayan Bisa Agunkan Kapal ke Bank

Punya e-Pas, Nelayan Bisa Agunkan Kapal ke Bank

Whats New
Sri Mulyani Ingatkan Bahana soal PMN Rp 20 Triliun bukan Untuk Selesaikan Jiwasraya

Sri Mulyani Ingatkan Bahana soal PMN Rp 20 Triliun bukan Untuk Selesaikan Jiwasraya

Whats New
Sri Mulyani Ingatkan Prabowo soal Anggaran Rp137 Triliun Tak Hanya untuk Belanja Alutsista

Sri Mulyani Ingatkan Prabowo soal Anggaran Rp137 Triliun Tak Hanya untuk Belanja Alutsista

Whats New
MK Tolak Gugatan Ninmedia, MNC Group: Hak Siar Dilindungi Negara

MK Tolak Gugatan Ninmedia, MNC Group: Hak Siar Dilindungi Negara

Whats New
Digitalisasi dan Inovasi Produk, Upaya Bisnis Waralaba Bertahan Selama Pandemi

Digitalisasi dan Inovasi Produk, Upaya Bisnis Waralaba Bertahan Selama Pandemi

Smartpreneur
Menaker Ungkap Masih Ada Kendala Penyaluran Subsidi Gaji

Menaker Ungkap Masih Ada Kendala Penyaluran Subsidi Gaji

Whats New
Produk Soda Api Indonesia Kini Bebas Safeguard ke Ukraina

Produk Soda Api Indonesia Kini Bebas Safeguard ke Ukraina

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X