Tesla Jadi Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia, Kekayaan Elon Musk Naik 21 Miliar Dollar AS

Kompas.com - 04/07/2020, 17:26 WIB
Tesla Model 3 mulai dipasarkan di Indonesia sejak akhir Agustus 2019 forbes.comTesla Model 3 mulai dipasarkan di Indonesia sejak akhir Agustus 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Tesla menjadi perusahaan otomotif paling bernilai di dunia, mengambil alih posisi Toyota.

Hal tersebut terjadi setelah harga saham Tesla mencatatkan rekor tertinggi pada perdagangan Rabu (1/7/2020). Pada hari itu, valuasi pasar Tesla tercatat menjadi sebesar 208 miliar dollar AS atau sekitar Rp 2.953 triliun.

Harga saham pembuat mobil listrik ini terus meningkat pada Kamis (2/7/2020), membuat valuasi pasar Tesla menjadi 224,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 3.187 triliun.

Baca juga: Elon Musk Dapat Insentif Kinerja Rp 11,39 Triliun

Seiring dengan lonjakan ini, pundi-pundi kekayaan pemiliknya, Elon Musk pun meningkat pesat. Musk yang juga merupakan CEO Tesla memiliki lebih dari 13 persen saham perusahaan dan tidak menjualnya sejak 2010.

Forbes mencatat, kekayaan bersih Musk naik 5,2 miliar dollar AS atau sekitar 73,8 triliun dari posisi di 26 Juni 2020, menjadi sebesar 46,3 milliar dollar AS atau sekitar 657 triliun pada penutupan perdagangan hari Kamis.

"Aku benar-benar tidak peduli. Angka-angka ini naik dan turun, tetapi yang penting adalah membuat produk hebat yang disukai orang," ujar Musk dilansir dari Forbes, Sabtu (4/7/2020).

Dengan kekayaaan bersih 46,3 milliar dollar AS, pria esentrik berusia 49 tahun ini, sekarang menjadi orang terkaya ke-16 di Amerika Serikat, tepat di belakang Charles Koch pemilik Koch Industries dan janda almarhum David Koch, Julia Koch.

Secara global, saat ini Musk masuk ke jajaran orang terkaya ke-22 di dunia. Posisinya naik sembilan peringkat seiring dengan kekayaan yang bertambah sebesar 21,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 308 triliun dari posisi di Maret 2020, di mana Forbes merilis daftar orang terkaya.

Musk pertama kali masuk dalam jajaran orang terkaya di Amerika Serikat pada tahun 2012. Ia memulai debutnya di daftar 400 orang Amerika terkaya dalam versi Forbes, berada di peringkat ke-190 dengan kekayaan bersih 2,4 miliar dollar AS.

Pada tahun 2020 nilai kekayaannya melonjak 19 kali lipat. Sebuah kenaikan menakjubkan yang terjadi hanya dalam kurung waktu delapan tahun.

Harga saham Tesla terus meningkat dari waktu ke waktu, meski secara jumlah produksi mobil, Tesla jauh tertinggal dari pesaingnya, Toyota.

Pada kuartal I-2020 perusahaan telah memproduksi 103.000 kendaraan, hanya 4 persen dari total produksi Toyata di periode yang sama.

Dalam beberapa bulan terakhir, ketika kekayaan bersihnya naik seiring dengan harga saham Tesla, Musk juga menjual semua rumahnya yang berada di Bel Air, sebuah kawasan di Los Angeles, California.

Musk melaporkan lewat twitternya bahwa telah menandatangani kesepakatan untuk menjual rumahnya di Bel Air sebesar 62,9 juta dollar AS atau sekitar 893 miliar pada pertengahan Juni 2020. Ia juga menjual empat properti lainnya di Bel Air,



Sumber Forbes
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X