E-Commerce Mana yang Paling Banyak Digunakan untuk Belanja Online Saat Puasa?

Kompas.com - 06/07/2020, 08:17 WIB
Ilustrasi belanja online. (Dok. Shutterstock) Ilustrasi belanja online. (Dok. Shutterstock)

JAKARTA, KOMPAS.com - Snapchart, aplikasi online yang dilakukan untuk meriset pasar, melihat berbagai trend belanja online yang terjadi selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Lebaran 2020 yang berlangsung di tengah mewabahnya pandemi Covid-19.

Dalam riset itu menunjukkan ada 66 persen masyarakat dari 1.000 responden yang memilih Shopee sebagai situs belanja online yang paling diingat dan digunakan selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Lebaran 2020.

Secara detail, berdasarkan riset itu, menunjukkan ada 58 persen konsumen di Jabodetabek yang memilih Shopee sebagai situs belanja online yang paling diingat dan 72 persen konsumen yang berasal dari luar Jabodetabek.

Baca juga: Tren Milenial “Zaman Now”, Belanja Praktis Tanpa Bawa Dompet

Sementara untuk platform lain seperti Tokopedia ada 16 persen, Lazada ada 12 persen, Bukalapak 4 persen yang kemudian disusul oleh Blibli, JD.ID, Akulaku, OLX dan Sociolla.

Selain itu, berdasarkan riset Snapchart yang dilakukan selama masa pandemi ini menunjukkan untuk kategori platform yang paling banyak digunakan selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Lebaran 2020 adalah Shopee dengan persentase 66 persen, Tokopedia 15 persen, Bukalapak 15 persen dan kemudian disusul oleh JD.ID, Blibli, Zalora, Sorabel, Berrybenka, Qoo10 dan Zilingo.

Direktur Snapchart Astrid Wiliandry mengatakan, Shopee adalah situs yang paling diminati berbelanja saat Ramadhan yang juga bertepatan dengan adanya pandemi serta didorongnya oleh beberapa faktor.

"Di saat kebijakan physical distancing telah diberlakukan, masyarakat mencari opsi lain yang lebih aman bagi mereka untuk tetap memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan dari rumah," ujarnya mengutip dari siaran persnya, Senin (6/7/2020(.

Menurut dia, Shopee bisa menjadi platform yang unggul karena memiliki banyak produk yang menarik dan tawaran harga yang lebih kompetitif.

Baca juga: Bank Dunia: Belanja Pendidikan RI Terbesar di Dunia, tetapi....

Selain itu Shopee juga terus melengkapi platformnya dengan berbagai macam fitur yang memperpanjang time spentnya dan engagement di dalam aplikasinya sehingga menjadikan datar tarik tersendiri untuk penggunanya.

Sementara itu berdasarkan Gender ada sebanyak 77 persen perempuan yang mengaku telah memilih Shopee untuk berbelanja dan laki-laki sebanyak 52 persen. Sedangkan Tokopedia, lebih banyak disukai oleh pria dengan persentase 22 persen dibandingkan dengan perempuan 9 persen. Begitupun dengan platform Lazada dan Bukalapak.

Berdasarkan umur pun Shopee yang paling disukai oleh anak muda yang memiliki umur 19-24 tahun, Tokopedia lebih sukai kalangan 35 tahun keatas, Lazada lebih disukai kelompok umur kurang 19 tahun dan Bukalapak lebih disukai oleh kelompok umur 35 tahun keatas.

"Mengapa Shopee menjadi pilihan utama bagi kelompok umur muda dengan usia 19-24 tahun dan 25-30 tahun, kami menilai fitur-fitur di Shopee lebih interaktif dan selalu ada tema baru pada setiap momen," katanya.

Baca juga: Token Listrik Gratis Juli Sudah Bisa Diklaim, Gunakan 3 Cara Ini Selain Via Situs dan WA

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhir Tahun Ini, 2 Ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta II Dapat Dilintasi

Akhir Tahun Ini, 2 Ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta II Dapat Dilintasi

Whats New
Mendag: Buah Naga dari Indonesia Bisa Bersaing dengan Vietnam

Mendag: Buah Naga dari Indonesia Bisa Bersaing dengan Vietnam

Whats New
Erick Thohir: Keputusan Indonesia Tidak Lockdown Itu Tepat

Erick Thohir: Keputusan Indonesia Tidak Lockdown Itu Tepat

Whats New
Erick Thohir: Bantuan Rp 2,4 Juta Per UMKM Disalurkan dalam 1-2 Minggu ke Depan

Erick Thohir: Bantuan Rp 2,4 Juta Per UMKM Disalurkan dalam 1-2 Minggu ke Depan

Whats New
BTN Telah Salurkan Kredit Rp 4,9 Triliun dari Dana PEN

BTN Telah Salurkan Kredit Rp 4,9 Triliun dari Dana PEN

Whats New
Mentan: Ada Pebisnis Milenial yang Beromzet Rp 400 Juta per Bulan dari Jualan Bunga

Mentan: Ada Pebisnis Milenial yang Beromzet Rp 400 Juta per Bulan dari Jualan Bunga

Smartpreneur
AP I Beberkan Progres Pembangunan Sejumlah Bandara yang Tengah Dibangun

AP I Beberkan Progres Pembangunan Sejumlah Bandara yang Tengah Dibangun

Whats New
Dua Hari Dibuka, Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 4 Lampaui 800.000

Dua Hari Dibuka, Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 4 Lampaui 800.000

Whats New
Ini Syarat Karyawan Swasta Dapat Subidi Gaji Rp 600.000

Ini Syarat Karyawan Swasta Dapat Subidi Gaji Rp 600.000

Whats New
BI: Fitch Pertahankan Peringkat 'BBB' Indonesia karena Kebijakan yang Kredibel

BI: Fitch Pertahankan Peringkat "BBB" Indonesia karena Kebijakan yang Kredibel

Whats New
120.000 Jumlah Merchant Bergabung ke Ekosistem Gojek selama Masa Pandemi

120.000 Jumlah Merchant Bergabung ke Ekosistem Gojek selama Masa Pandemi

Whats New
Tekan Impor, Pemerintah Luncurkan Gelar Buah Nusantara

Tekan Impor, Pemerintah Luncurkan Gelar Buah Nusantara

Whats New
Pekan Pertama Agustus, Bank Mandiri Salurkan Kredit PEN Rp 5,6 Triliun

Pekan Pertama Agustus, Bank Mandiri Salurkan Kredit PEN Rp 5,6 Triliun

Rilis
Tak Semua Karyawan Swasta Dapat Subsidi Gaji, Ini Kata Sri Mulyani

Tak Semua Karyawan Swasta Dapat Subsidi Gaji, Ini Kata Sri Mulyani

Whats New
Kebijakan Fiskal Jadi Harapan Selamatkan Ekonomi RI dari Jurang Resesi

Kebijakan Fiskal Jadi Harapan Selamatkan Ekonomi RI dari Jurang Resesi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X