Setelah Garuda dan Lion Air, Giliran Sriwijaya yang Kurangi Karyawan

Kompas.com - 06/07/2020, 13:37 WIB
Pesawat penumpang milik Sriwijaya Air dirombak untuk mengangkut 6,5 ton kargo, Rabu (29/4/2020). istimewaPesawat penumpang milik Sriwijaya Air dirombak untuk mengangkut 6,5 ton kargo, Rabu (29/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen Sriwijaya Air mengakui adanya pengurangan pegawai di tengah pandemi Covid-19 ini. Hal tersebut dilakukan karena bisnis penerbangan sangat terganggu dengan adanya pandemi ini.

“Tentu saja pengurangan SDM tak mungkin bisa dihindari dengan kondisi bisnis penerbangan yang tidak menentu saat ini,” ujar Corporate Communication Sriwijaya Air kepada Kompas.com, dalam pernyataan tertulisnya, Senin (6/7/2020).

Kendati begitu, manajamen Sriwijaya Air memastikan tak ada pemutusan hubungan kerja ( PHK) kepada karyawan tetapnya.

Baca juga: Dihantam Pandemi, Maskapai Air France Pangkas 7.500 Karyawan

Pengurangan karyawan yang dimaksud, yakni tidak memperpanjang karyawan kontraknya.

“Tetapi manajemen mengambil langkah tidak memutuskan hubungan kerja terhadap karyawan, melainkan hanya tidak meneruskan kontrak dari beberapa karyawan yang berstatus karyawan kontrak,” lanjutnya.

Namun, manajemen Sriwijaya Air tak merinci berapa jumlah karyawan kontrak yang tak diperpanjang masa kerjanya.

Sebelumnya, pada awal bulan Juni lalu, Garuda Indonesia memutuskan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja ( PHK) pada sebagian pilotnya per tanggal 1 Juni 2020.

PHK tak hanya dilakukan pada pilot yang berstatus junior atau pilot baru, namun juga menyasar para pilot senior maskapai tersebut. Kabarnya, total lebih dari 150 pilot yang terkena PHK.

"Pada dasarnya kebijakan yang Garuda Indonesia berlakukan adalah penyelesaian lebih awal atas kontrak kerja pegawai dengan profesi penerbang dalam status hubungan kerja waktu tertentu," kata Irfan dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6/2020). 

Baca juga: Setelah Garuda Indonesia, Kini Giliran Lion Air PHK Karyawan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X