Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Setelah Garuda dan Lion Air, Giliran Sriwijaya yang Kurangi Karyawan

Kompas.com - 06/07/2020, 13:37 WIB
Akhdi Martin Pratama,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen Sriwijaya Air mengakui adanya pengurangan pegawai di tengah pandemi Covid-19 ini. Hal tersebut dilakukan karena bisnis penerbangan sangat terganggu dengan adanya pandemi ini.

“Tentu saja pengurangan SDM tak mungkin bisa dihindari dengan kondisi bisnis penerbangan yang tidak menentu saat ini,” ujar Corporate Communication Sriwijaya Air kepada Kompas.com, dalam pernyataan tertulisnya, Senin (6/7/2020).

Kendati begitu, manajamen Sriwijaya Air memastikan tak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawan tetapnya.

Baca juga: Dihantam Pandemi, Maskapai Air France Pangkas 7.500 Karyawan

Pengurangan karyawan yang dimaksud, yakni tidak memperpanjang karyawan kontraknya.

“Tetapi manajemen mengambil langkah tidak memutuskan hubungan kerja terhadap karyawan, melainkan hanya tidak meneruskan kontrak dari beberapa karyawan yang berstatus karyawan kontrak,” lanjutnya.

Namun, manajemen Sriwijaya Air tak merinci berapa jumlah karyawan kontrak yang tak diperpanjang masa kerjanya.

Sebelumnya, pada awal bulan Juni lalu, Garuda Indonesia memutuskan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja ( PHK) pada sebagian pilotnya per tanggal 1 Juni 2020.

PHK tak hanya dilakukan pada pilot yang berstatus junior atau pilot baru, namun juga menyasar para pilot senior maskapai tersebut. Kabarnya, total lebih dari 150 pilot yang terkena PHK.

"Pada dasarnya kebijakan yang Garuda Indonesia berlakukan adalah penyelesaian lebih awal atas kontrak kerja pegawai dengan profesi penerbang dalam status hubungan kerja waktu tertentu," kata Irfan dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6/2020). 

Baca juga: Setelah Garuda Indonesia, Kini Giliran Lion Air PHK Karyawan

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com