Kompas.com - 07/07/2020, 07:34 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

Namun demikian para analis pasar menyebutkan, prospek emas tetap bullish alias dalam tren menguatkarena kasus Covid-19 meningkat di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.

Harga emas telah meningkat 17,5 persen sepanjang tahun ini, didorong oleh langkah-langkah stimulus dan penurunan suku bunga oleh bank-bank sentral.

Sebagai informasi Akhir pekan lalu, emas berjangka turun tipis 2,70 dollar AS atau 0,15 persen menjadi 1.787,30 dollar AS per ounce.

Sebelumnya emas berjangka menguat 10,1 dolar AS atau 0,57 persen menjadi 1.790,00 dollar AS per ounce pada akhir perdagangan Kamis (2/7/2020), setelah jatuh 20,6 dollar AS atau 1,14 persen menjadi 1.779,90 dollar AS per ounce pada Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Ingin Tahu Rincian Tagihan Listrik? Ini Cara Akses Invoice Tagihan PLN

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.